Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 15 Juni 2017 - 02:40 WIB

Ingat Ya, Pemerintah Hanya Buka CPNS Lewat Formasi Khusus

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman

HERMAN MENPAN MASIH PERJUANGKAN HONORER K2: Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman


sumedangonline.com, Jakarta – Hingga saat ini pemerintah hanya menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan formasi khusus. Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Herman Suryatman menegaskan untuk saat ini pemerintah masih konsisten melakukan moratorium dan penataan PNS. Hanya saja terdapat penerimaan CPNS yang berasal dari formasi khusus yang sesuai dengan program prioritas Nawacita Presiden Joko Widodo.

 

Herman menjelaskan formasi khusus yang dibuka seperti Guru Garis Depan yang nantinya ditugaskan untuk mengajar di wilayah terluar dan terpencil di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut dilakukan mengingat masih banyak daerah di pedalaman yang kurang tersentuh pendidikan. Nantinya guru tersebut diberi jangka waktu untuk menetap di wilayah tersebut hingga beberapa tahun mendatang.

 

Penerimaan CPNS dari formasi khusus selanjutnya adalah penyuluh pertanian, karena memang tidak dapat dipungkiri keberadaan penyuluh pertanian sangat penting untuk mendorong petani meningkatkan produktivitasnya. Kemudian ada dokter dan bidan PTT Kementerian Kesehatan yang jumlahnya masih dirasa kurang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Ini Dia Formasi CPNS yang Dibutuhkan di Sumedang, Serta Contoh Surat Lamaran

 

“Hingga saat ini pemerintah tetap konsisten melakukan moratorium, namun terdapat beberapa penerimaan CPNS yang berasal dari formasi khusus. Formasi tersebut bisa dikatakan khusus karena hanya orang yang memiliki keahlian tertentu yang dapat mengisi formasi tersebut, contohnya seperti GGD, dokter dan bidan PTT Kemenkes, lalu penyuluh pertanian,” ujarnya, Rabu (14/06).

 

Selanjutnya ia mengatakan formasi khusus lainnya yang dibuka adalah formasi yang ada di lingkup Kementerian Hukum dan HAM seperti penjaga lapas dan imigrasi. Hal tersebut dirasa penting mengingat jumlah warga binaan yang ada setiap lapas cukup banyak namun SDM penjaga lapas terbilang sedikit. Kemudian petugas imigrasi untuk mengantisipasi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang terus meningkat.

Baca Juga  Unpad-ITB Kembangkan Alat Deteksi COVID-19, Saat Ini Masuk Tahap Validasi Sampel Virus

 

Selanjutnya calon hakim, merupakan formasi khusus yang disetujui oleh Kementerian PANRB. Hal itu menimbang jumlah hakim baik di pusat maupun di daerah yang jumlahnya masih sedikit. Setidaknya ada sekitar 1.684 calon hakim yang disetujui oleh Menteri PANRB Asman Abnur.

 

Berkenaan dengan hal tersebut disampaikan, hingga kini penerimaan CPNS dari jalur umum belum dibuka. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memperoleh informasi dari instansi terkait. “Jangan sampai terkecoh informasi tidak benar atau hoax. Kalau ingin tau perkembangan, silahkan konfirmasi langsung ke kami atau up date melalui menpan.go.id,” pungkas Herman (byu/HUMASMENPANRB)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Penarapan sanksi pada pelanggar protokol kesehatan langsung sanksi berat.

Pilihan Redaksi

Bagi Pelanggar Tertib Prokes, Bupati Sumedang: Langsung Sanksi Berat
Para pengusaha jasa kontruksi di Kabupaten Sumedang saat berfoto bersama di Sekretariat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sumedang Jalan By Pass Sumedang, Kamis, 12 September 2019.

BISNIS

Lucu, Antar Pokja Lelang Berbeda Pemahaman Bikin Bingung Pengusaha

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Torehkan Rekor MURI, Pelaksanaan Pemeriksaan IVA dan Papsmear Seluruh Indonesia

KABAR HAJI

Arab Saudi Besok Idul Adha

Pilihan Redaksi

Nasib OTD Jatigede, bertahan hidup dari jual bata bekas, siapa tanggung jawab?

Pilihan Redaksi

PMI Jabar Lantik 15 Pengurus Sumedang

DAERAH

Bengkel ban di Situ Asem ludes terbakar

Pilihan Redaksi

Kodim 0610 Sumedang Tanam 80 Ribu Bibit Pohon