Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2017 - 03:02 WIB

Ini masalah yang kerap terjadi pasca penerapan e-Tol

GM Tol Purbaleunyi Reza Febriano dan Kepala BI Jabar Wiwiek Sisto Widayat

GAMBAR_25485: GM Tol Purbaleunyi Reza Febriano dan Kepala BI Jabar Wiwiek Sisto Widayat


SUMEDANG – Pasca penerapan e-Tol antrean kendaraan saat masuk maupun keluar gerbang tol kerap dijumpai. Mesti demikian pihak PT Jasamarga Cabang Purbaleunyi masih tetap menjamin jika transaksi menggunakan e-Tol dapat dilakukan di bawah 5 detik.

Ironisnya justru di lapangan hal sebaliknya, sehingga kerap menimbulkan kemacetan yang cukup panjang bahkan hingga keluar tol. Salahsatunya seperti sering terlihat di pintu til Cileunyi dan Pasteur.

Menurut GM Tol Purbaleunyi Reza Febriano salahsatu alasan lamanya proses itu lantaran saat tap, ternyata banyak yang salah gesek. ”Ada yang bolak balik, padahal cukup dekatkan saja, dan diam hingga gerbang tol terbuka,” ujar Reza Febriano.

Baca Juga  Longsor di Jalan Hariang, petugas turunkan tim pemadam kebakaran

Menurutnya, untuk saat ini alat pembaca kartu sudah diperbaiki sehingga bisa lebih cepat membaca kartu elektronik. Hal lainnya yang juga menghambat adalah ketika akan digunakan ternyata saldo di kartu elektronik kurang, sehingga harus diisi kembali. Waktu pengisian ini yang membuat antrian kendaraan semakin panjang.

Kemudian masih ada pengendara yang tetap bersikeras ingin membayar dengan uang tunai dan enggan membeli kartu. Untuk pengendara seperti ini akan diarahkan keluar jalan tol saja. ”Kami sudah meminta kepada bank penerbit kartu untuk mempermudah pengisian kartu,” ujar dia.

Baca Juga  Peringati HANI, BNN Kabupaten Sumedang Deklarasi Anti Narkoba

Kepala BI Jabar Wiwiek Sisto Widayat menambahkan sudah meminta kepada perbankan untuk membantu pengisian atau top up kartu uang elektronik di gerbang-gerbang tol. Bahkan nantinya ada drive thru yang dapat digunakan untuk mengisi kuota kartu elektroniknya. ”Masih ada kendala untuk top up. Top Up ini dilakukan secara elektronik, padahal ada yang ingin mengisi dengan membeli tunai. Ini akan dipermudah kedepannya,” kata dia. *** jo

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Warga Regol Wetan Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Nasional

Briptu Faizal wafat terpanggang
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur

Nasional

Highlight Capaian Reformasi Birokrasi 2016

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Emak-emak, PSI Sumedang Gelar Pelatihan Memasak

BISNIS

Harga Sayuran Anjlok, Tomat Dijual Rp 500 Per Kilogram
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Sumedang Empung Purwasih

Pilihan Redaksi

Puluhan Ribu Pekerja di Sumedang Kena Dampak Covid-19
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Minta Tempat Wisata Tutup Sementara Hingga 3 Januari 2021

Pilihan Redaksi

[LAUNCHING ALUN-ALUN SUMEDANG] IGORA Gelar Senam Juara dan Kaulinan Barudak