Home / KABAR HAJI / Pilihan Redaksi

Kamis, 26 Juli 2018 - 10:40 WIB

Tujuh Jamaah Calon Haji Asal Indonesia Wafat di Tanah Suci

Petugas Daker Makkah, saat apel pagi diakhiri dengan berdo'a, agar tugas mulia yang dilaksanakan diberikan kemudahan dan kelancaran (21/07).

220193-8: Petugas Daker Makkah, saat apel pagi diakhiri dengan berdo'a, agar tugas mulia yang dilaksanakan diberikan kemudahan dan kelancaran (21/07).


SUMEDANGONLINE, Madinah – Hingga Kamis (26/7/2018) pagi, sudah Tujuh jamaah calon haji (JCH) asal Indonesia yang wafat di Tanah Suci. Terakhir Katio Simanjutak (59), warga Medan jamaah kloter MES-2 meninggal dunia di Madinah, Rabu (25/07/2018).

Sebelumnya Sanusi Musthofa Khafid (73) jadi jamaah haji yang wafat di Tanah Suci. Jamaah asal SUB-06 itu meninggal pada, Selasa (24/07/2018) malam Pukul 22.10 WAS. Lima jemaah lainnya yakni Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1; Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar; Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13, Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.

Baca Juga  Gelar Umbul Kolosal Lancar, Hati-hati Ada Hoax Menyebar

Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, dalam rilisnya yang diterima Media Center Haji (MCH), almarhum Katio Simanjuntak didiagnosis menderita cardiac arrest (henti jantung). “Kami juga telah melayangkan surat izin pemakaman almarhum kepada Kadaker Madinah,” tulis dr. Indro dalam rilisnya.

Sementara itu MCH Madinah yang mewawancarai Konsultan Pembimbing Ibadah Haji PPIH Arab Saudi Ahmad Kartono menyebut, semua jemaah yang meninggal sebelum wukuf di Arafah akan dibadalhajikan. ’’Nanti didata dulu identitasnya, lalu PPIH Arab Saudi akan menunjuk beberapa orang, biasanya dari temus (tenaga musiman), untuk membadalhajikan jamaah yang wafat itu,’’ terang Ahmad Kartono.

Baca Juga  17.060 Paspor dan Visa Haji Asal Jawa Barat Belum Kelar

Satu temus akan mengerjakan haji untuk satu jemaah yang wafat. ’’Jadi tidak boleh ganda. Temusnya juga harus sudah pernah berhaji,’’ jelasnya. Setelah selesai, PPIH akan menerbitkan sertifikat badal haji dan diserahkan kepada ahli waris. ***MCH

 

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Dandim 0610/Sumedang Buka Pra TMMD ke-105

Pilihan Redaksi

Ini Dia Tiga Sistem IT yang Diterapkan di Dinas PUPR Sumedang

PENDIDIKAN

Sumedang Raih Juara II Tata Rias Sanggul di Bekasi Ekspo Tingkat Jawa Barat

BISNIS

Selamat buat Salma terpilih jadi gadis Rabbani tingkat Nasional

Pilihan Redaksi

Panwaslu Sumedang Pantau Pendistribusian Logistik Tahap II

JATINANGOR

Macet, truk minyak nyungsep

Pilihan Redaksi

Kades Malaka minta Bendung Rengrang segera direalisasikan

Pilihan Redaksi

Innalillahi, 23.30 WIB Rumah Aweh di Bantar Gintung Terbakar