Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 8 Agustus 2018 - 23:27 WIB

Indonesia Lumbung Pangan Dunia, Ayo Regenerasi Petani



SUMEDANG.ONLINE – CIMALAKA, Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Widianto mengajak seluruh elemen untuk melakukan regenari petani dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor pertanian. Dikatakan dia, hal itu menjadi salah satu isu utama dalam kebijakan di sektor pertanian. Di bawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian saat ini, untuk pencapaian target menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2045.
“Ada beberapa kegiatan dari program regenerasi petani, antara lain penyediaan sekolah gratis di bidang pertanian. Yakni adanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penyuluhan Pertanian dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di sektor pendidikan formal. Secara informal, Kementerian Pertanian juga mengembangkan pelatihan-pelatihan untuk para generasi muda yang diselenggarakan di Unit-unit Pelaksana Teknis (UPT) dan P4S,” kata Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Widianto, saat memberikan arahan kepada peserta magang di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Simpay Tampomas, Jum’at (3/8) lalu.
Tidak hanya itu, sebut dia, untuk menarik minat generasi muda terjun di sektor pertanian, pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan permodalan dan fasilitas bagi generasi muda yang membuka usaha di sektor pertanian.

Baca Juga  Pemda Sumedang Bidik dalam Lima Tahun Angka Stunting Turun

“Kementerian Pertanian mencoba mengubah gambaran petani sekarang melalui program regenerasi petani guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai bagian dari pendukung capaian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045,” papar Widianto.

Sejalan dengan itu, PPMKP, menurut Widianto menjadi bagian dari peningkatan kualitas SDM pertanian melalui kegiatan Magang Petani Muda yang dilaksanakan di P4S Simpay Tampomas, Kabupaten Sumedang. Kegiatan magang yang dilaksanakan sejak 31 Juli sampai 3 Agustus 2018 ini diikuti 10 orang petani muda yang berasal dari Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Mereka adalah para pemuda yang telah memulai usaha pertanian dengan komoditas yang dihasilkan berupa palawija, susu, padi, dan buah naga.

Selama di Simpay Tampomas, para pemuda yang lahir di era milenial ini dilatih bagaimana membudidayakan buah naga, beternak kambing PE mulai dari manajemen pakan, pemeliharaan, pemerahan, pengolahan susu, serta pembelajaran analisa usaha.

“Usai magang, para peserta diharapkan bisa menerapkan ilmu yang sudah didapat serta harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, yaitu memanfaatkan internet untuk mencari tambahan ilmu-ilmu baru di bidang pertanian dan peternakan. Inilah ciri petani milenial,” ucap Widianto.

Baca Juga  Jelang Konfercab PCNU, Ini Harapan Bupati Sumedang

Widianto juga berpesan agar generasi muda tidak takut dan ragu terjun di sektor pertanian, karena pertanian menjanjikan penyerapan tenaga kerja yang banyak serta menjadikan hidup sejahtera. “Tidak usah takut memulai usaha di pertanian dan peternakan, jangan menjadi tenaga kerja tapi menjadi orang yang mencari tenaga kerja alias menjadi pengusaha,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua P4S Simpay Tampomas, Sujana Kosim mengatakan, selama magang, peserta sangat antusias, selain karena jiwa muda, juga tingginya rasa ingin tahu. “Para peserta sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan, semoga apa yang didapat dalam kegiatan ini bisa diterapkan di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

Salah seorang peserta magang, Irwan mengaku senang dangan apa yang diperolehnya selama magang dan tertantang untuk mengaplikasikan hasil magangnya di daerahnya. “Kami berkomitmen untuk menerapkan ilmu serta pengalaman yang sudah didapat. Kami berharap Kementan melalui PPMKP Ciawi dapat terus melaksanakan kegiatan magang, khusus para petani muda. Semoga kedepannya banyak terlahir para petani muda yang dapat mengolah potensi yang ada di daerah masing-masing,” ujar Irwan, yang juga anggota Karang Taruna Kecamatan Cimalaka. *** RN

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Meriahkan HUT TNI, Kodim 0610/Sumedang Gelar Ketangkasan Domba

Pilihan Redaksi

Mati Listrik, Ini Penyebabnya Menurut PLN

Nasional

Pandemi Covid 19, Polda Jabar Gelar Patroli Skala Besar Gabungan

JATINANGOR

Ada Kabel Tanam, Ini Keluhan Camat Jatinangor

OLAHRAGA

Antisipasi longsor susulan, Komisi D minta PU standby alat berat

Pilihan Redaksi

Ini Data Penghitungan Sementara Pilkada Serentak 2018 di Sumedang

Advertorial

Ini Daftar Calon Tetap (DCT) Dapil Sumedang 2
Sesditjen Perhubungan Darat Kemenhub Marta Hadisarwono

Nasional

Bus Penumpang Tak Bawa Surat Vaksin dan Hasil Swab Terancam Disanksi