Home / PENDIDIKAN / Pilihan Redaksi

Jumat, 28 September 2018 - 00:44 WIB

Anies Baswedan Terima Penghargaan “Bapak Peningkatan Mutu Guru Indonesia”

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan sebagai Bapak Peningkatan Kompetensi Guru Indonesia dari Ikatan Guru Indonesia (IGI). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja

IGI-ANUGERAHI-ANIES-GELAR-BAPAK-PENINGKATAN-KOMPETENSI-GURU-INDONESIA-JJM: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan sebagai Bapak Peningkatan Kompetensi Guru Indonesia dari Ikatan Guru Indonesia (IGI). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja


[DESK]Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menerima anugerah/penghargaan sebagai “Bapak Peningkatan Kompetensi Guru Indonesia” dari Ikatan Guru Indonesia (IGI). Penghargaan langsung diserah terimakan Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IGI sekaligus Pameran dan Konferensi Pendidikan Internasional, Global Educational Supplies and Solutions (GESS) 2018, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018).

Dihadapan perwakilan 34 Pengurus Wilayah Provinsi dan 300-an Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia, para pendiri, serta pinisepuh IGI. Ramli menyebutkan penghargaan yang diterima Anies itu sebagai apresiasi pada Anies menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ketika beliau menjadi Mendikbud telah banyak perubahan yang telah dilakukannya saat itu. Membuat Dirjen khusus yang mengurusi guru yaitu Dirjen GTK, serta mendorong guru untuk selalu terus belajar dengan tagline “Guru Pembelajar”,” ujar Ramli dalam siaran persnya.

Baca Juga  KPU Tetapkan Lima Pasangan Calon Peserta Pilkada Sumedang 2018

Semangat gerakan guru pembelajar ini yang terus digaungkan kawan-kawan IGI. “Sejak saya bersama kawan-kawan pengurus IGI lainnya dilantik menjadi Ketua Umum IGI 2,5 tahun yang lalu, saat ini kita sudah melatih lebih dari 1,4 juta guru,” papar Ramli.

Saat ini ada 84 variasi pelatihan IGI, baik terkait IT maupun non-IT. Hebatnya, semua jenis pelatihan itu adalah inovasi dan dibuat oleh guru-guru sendiri dari berbagai pelosok Indonesia. “Para guru berprestasi, guru juara nasional dan internasional dulunya mereka tak terkelola dengan baik. Mereka inilah yang kita dorong untuk bisa berbagi kepada rekan-rekan guru lainnya. Ada ratusan pelatih IGI Mereka siap terjun melatih guru dimana pun di Indonesia”, tambahnya.

Baca Juga  Tak Daftarkan Bacaleg, Parpolnya Masih Bisa Dipilih

Anies Baswedan pada kesempatan itu menyebutkan, secara umum guru bisa dibagi menjadi tiga jenis; guru pengajar, guru penginspirasi dan guru penggerak. Ada yang hanya mengajar, ada yang bisa memberi inspirasi kepada orang lain dan ada pula yang bisa menggerakkan orang lain.

“Saya memberi apresiasi kepada guru-guru yang tergabung dalam IGI karena sudah menjadi guru penggerak. IGI telah menggerakkan guru lainnya untuk terus meningkatkan kompetensinya,” kata Anies. *** IWAN

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Pemilik Sekolah: Tak Ada Bangunan SMK Multiguna Terbakar, Hanya Kantin

Pilihan Redaksi

Kakek ini ditemukan meninggal diperkirakan sudah 10 hari

Pilihan Redaksi

Ini Harapan Pj Sekda Sumedang pada Kegiatan Penyuluhan Kadarkum
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri puncak acara peringatan Hari Pers Nasional 2021 Tingkat Provinsi Jabar di Kantor Setda Kabupaten Cianjur, Rabu (17/3/2021).

Pilihan Redaksi

Uu Ruzhanul Dapat Penghargaan Peduli Jurnalis dari PWI Jabar
UPTD Puskesmas Kotakaler meliputi wilayah Desa Rancamulya, Kelurahan Kotakaler dan Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang sedang melaksanakan Vaksinasi Tahap pertama kepada peserta mendaftar melalui online. Bertempat di pendopo kantor Kecamatan Sumedang Utara. Kamis, 29 Juli 2021.

Pilihan Redaksi

Warga Sumedang Antusias Divaksin, Jumlah Vaksinnya Malah Terbatas

Pilihan Redaksi

#Mudik2019, Ini yang Harus Diwaspadai Pemudik di Jalur Alternatif Sumedang-Malangbong via Wado

PENDIDIKAN

IGI Sumedang Prihatin Upah Guru Honorer di Daerah Jauh dari UMK

Nasional

Sssst, usulan ADPSI ke Presiden tentang kenaikan gaji dewan