Home / Nasional

Rabu, 17 Juni 2020 - 01:30 WIB

Data Penerima Bansos Provinsi Jabar Tahap II Lebih Akurat

Gubernur Jawa Barat saat menyerahkan Bantuan dari Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

DOK.HUMAS JABAR SERAHKAN BANTUAN: Gubernur Jawa Barat saat menyerahkan Bantuan dari Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.


KOTA BANDUNG, SO — Bantuan sosial (bansos) provinsi Jawa Barat (Jabar) tahap II akan segera disalurkan. Data penerima bansos intens divalidasi dan dipadankan, supaya tepat sasaran dan berkeadilan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar Dodo Suhendar mengatakan, dalam penyaluran bansos tahap II, data harus benar-benar bersih, sehingga tidak ada warga yang menerima bantuan lebih dari satu.

“Di samping datanya jelas, alamatnya lengkap, kemudian NIK tidak ganda, yang penting dia (penerima) tidak menerima bantuan yang lain,” kata Dodo dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (16/4/20).

Bansos provinsi senilai Rp500 ribu merupakan salah satu dari delapan pintu bantuan bagi warga terdampak pandemi. Selain bansos provinsi, ada Kartu PKH, Kartu Sembako, bansos presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa, Kartu Prakerja, bantuan tunai Kementerian Sosial, dan bansos kabupaten/kota.

Baca Juga  Ini 12 Situs Kantah BPN yang diretas Sna Tiger

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar berkolaborasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memadankan data penerima bansos, baik data Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun KRTS non DTKS.

“Karena BPKP mempunyai data dari Kemensos, Dana Desa, maupun kabupaten/kota,” kata Dodo. “Kami berupaya sungguh-sungguh untuk tahap berikutnya penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak ada penerima ganda,” tambahnya.

Dodo menyatakan, dinamika penyaluran bansos selalu hadir di lapangan. Guna menekan dinamika itu, Pemda Provinsi Jabar menerima laporan maupun aduan dari masyarakat via PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) dan Aplikasi Sapa Warga.

Baca Juga  Indonesia ke Semifinal Piala AFF 2016. Menpora: Kebangkitan Sepakbola Indonesia

“Kami sudah punya pengalaman dan punya data yang pasti. Harapan kami di tahap kedua ini, penyaluran lebih lancar, dan semua sasaran yang berhak, harus mendapat bansos,” katanya.

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jabar Dudi Sudradjat Abdurachim mengatakan, terdapat sejumlah hambatan dalam penyaluran bansos tahap I. Selain data penerima yang dinamis, kelangkaan komoditas sembako membuat penyaluran terhambat.

“Banyak masyarakat, ingin penyaluran bansos DTKS dan non DTKS bersamaan,” kata Dudi. “Data soal penyaluran bansos tahap I yang clean akan disampaikan pada Jumat (19/6/20),” tambahnya.

Selanjutnya: Update COVID-19 di Jabar

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Jabar Wacanakan Reaktivasi Jalur KA, Termasuk Rancaekek-Tanjungsari
Aa Gym dan Ridwan Kamil melihat Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat di Gedung Sate. Foto: Antara

Nasional

Aa Gym: Pandemi Covid 19 Berakhir Bila Masyarakat Dispilin
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menjadi narasumber pada webinar Marketeers Hangout 2020: Time for Urban Farming di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2020)

Nasional

Gubernur Jabar: Urban Farming Menemukan Momentum yang Tepat di Tengah Pandemi

Nasional

Habib Bahar Didakwa Aniaya Dua Anak di Bawah Umur

Nasional

Bus MS Ini Dilarang Bawa Penumpang, Alasannya …
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melepas 30 ton ubi jalar jenis rancing produksi petani Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, untuk di ekspor ke Hong Kong, dalam acara pelepasan di halaman Kantor Desa Pinggirsari, Selasa (8/9/20).

Nasional

Jabar Ekspor 30 Ton Ubi Jalar ke Hong Kong

Nasional

Ini Materi CPNS 2018
Bupati Kabupaten Bekasi H Eka Supria Atmaja

Nasional

Innalillahi Ratusan Balita Postif Covid-19, Orangtua Diimbau Waspada