Home / PENDIDIKAN

Sabtu, 20 Juni 2020 - 08:39 WIB

Tahun Ajaran Baru, Siswa di Jabar Masih Belajar dari Rumah

Jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) resmi diserahterimakan dari Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si. kepada H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. Acara

ISTIMEWA/DISDIK JABAR SERAH TERIMA JABATAN: Jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar) resmi diserahterimakan dari Dr. Ir. Dewi Sartika, M.Si. kepada H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. Acara "Serah Terima Jabatan" digelar di Aula Dewi Sartika Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (15/6/2020), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.


KOTA BANDUNG, SO — Peserta didik atau siswa tahun ajaran 2020/2021 di Jawa Barat (Jabar) masih harus melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam jaringan (daring) atau online dari rumah masing- masing.

Hal itu karena belum ada kabupaten/kota di Jabar yang masuk Zona Hijau dalam pelevelan pandemi COVID-19. Sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, hanya sekolah di Zona Hijau yang boleh melaksanakan KBM secara tatap muka.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi, pihaknya pun tengah menyusun rancangan Peraturan Gubernur Jabar tentang pedoman dan tata cara KBM bagi kabupaten/kota di masa pandemi. Selain itu, secara khusus terdapat pedoman dan tata cara KBM di SMA/SMK/SLB sebagai kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar.

Baca Juga  Ada Pungli UN, Kadisdik Minta Dikembalikan

“Di tahun ajaran baru di Juli ini, belum dilakukan (KBM) dengan pola tatap muka, masih kita lakukan dengan pola daring,” kata Dedi saat konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (19/6/20).

Adapun dalam pelevelan kewaspadaan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, daerah paling terkendali di Jabar baru berstatus Zona Biru atau Level 2, alias satu level di bawah Zona Hijau (Level 1).

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar pun, lanjut Dedi, memastikan belum ada KBM di tahun ajaran baru ini dengan pola tatap muka sampai terdapat evaluasi selanjutnya dari Gugus Tugas Jabar.

Baca Juga  Eni Prihatin Bahasa Daerah Akan Dihapus

“Ada beberapa daerah, yang daerah itu dikatakan Zon Hijau, tapi masih level kecamatan. Secara kabupaten/kota, belum ada yang dikatakan (di Jabar) statusnya Zona Hijau,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, pertimbangan lain Disdik Jabar untuk tetap menggelar KBM daring adalah untuk menghindari kesenjangan dalam kualitas pendidikan di Jabar.

Dirinya berujar, Disdik Jabar juga terus mengevaluasi dalam upaya menjaga kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antara kabupaten/ kota di Zona Hijau dengan zona lainnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Telkom University Raih Bintang 5 Dari Pemeringkat Dunia QS Stars

PENDIDIKAN

Kepala SMP di Sumedang Masih Tunggu Surat Edaran Resmi dari Pemerintah

PENDIDIKAN

Kadisdik Sumedang, Jamin Pendistribusian UN Tak Ada Masalah

PENDIDIKAN

Anak Muda ASEAN Bergerak Bersama Membuat Perubahan di Indonesia

PENDIDIKAN

Ceu Popong minta Sisdiknas dikaji ulang

PENDIDIKAN

PKK Ajarkan Pelajar SMK Negeri Situraja Pinter Nyablon

PENDIDIKAN

Pertajam jiwa patriotisme, praja IPDN Jiarahi makam proklamator

PENDIDIKAN

Girl-Powered Solutions to Save the World