Home / PENDIDIKAN

Selasa, 14 Juli 2020 - 18:13 WIB

Ini Kegiatan Santri Baru di Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah

Santri baru Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah mengikuti Mabadi Dirosah Kholafiyah (MDK).

ISTIMEWA MABADI DIROSAH KHOLAFIYAH: Santri baru Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah mengikuti Mabadi Dirosah Kholafiyah (MDK).


SUMEDANG, SO — Santri baru Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah mengikuti Mabadi Dirosah Kholafiyah (MDK). Itu merupakan awal kegiatan belajar mengajar yang harus diikuti seluruh santri baru. MDK, merupakan ajang mengenal situasi dan kondisi pesantren bagi semua santri baru.

Selain sebagai pembelajaran awal, MDK pun menjadi ajang menakar potensi masing-masing santri. Tampak kemegahan acara cukup menggeliat seiring antusias warga Desa Sukarapih Kec. Sukasari Kab. Sumedang yang juga ikut menyaksikan kegiatan tersebut. Kehadiran para santri baru tersebut, disambut kesenian longser dan lantunan salawat.

“Selam acara MDK, kami tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” kata Ketua Yayasan Mahad Kholafiyah Miftahul Hasanah, KH. Shofwan Wahyudin. Senin 13 Juli 2020.

Baca Juga  Ke Sekolah Negeri PPDB Gratis

Dikatakan, panitia pun menyediakan ruangan isolasi bagi para santri baru dari luar Sumedang. Artinya, mereka diisolasi mandiri sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar atau bergabung dengan santri yang lain.

Menurutnya, MDK berlangsung selama 3 hari. Pada hari pertama diisi dengan budaya literasi dan seminar pendidikan ‘New Normal’ bersama tim Unpad (Universitas Padjajaran).

Sementara, materi pendidikan umum dalam bingkai pesantren diisi Kasi Pendidikan Pontren.

“Hari kedua, diisi dengan penampilan kreasi para santri. Hari ketiga sebagai acara penutup akan diisi kegiatan Wisuda peserta didik SMP dan MA Plus Miftahul Hasanah,” pungkasnya.

Baca Juga  Sekolah, Minta BOS Cair Lebih Awal

Qayla (13) santriawati baru mengaku nyaman mengikuti MDK, kendati tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya bahagia mengikuti kegiatan tersebut,” tutur Qayla.

Menjadi santri dinilainya berharga, apalagi pada saat awal kehadirannya disambut seni longser.

Tampak hadir, sesepuh Yayasan Mahad Kholafiyah Miftahul Hasanah Hj. Siti Julaikho, para Dewan Kiai LPI Miftahul Hasanah dan Ketua MUI Kec. Sukasari, KH. Asep Sopyan. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Asep Ruhendi selaku Kepala SMP Negeri 1 Sumedang saat mengikuti acara penutupan MPLS secara daring. Kamis, 16 Juli 2020.

PENDIDIKAN

Upacara Penutupan MPLS di SMPN 1 Sumedang Dilakukan Secara Daring

PENDIDIKAN

Konkerkab di Pangandaran, Ketua PGRI Bilang Enek dengan Hiruk Pikuk di Sumedang

PENDIDIKAN

Sekolah, Minta BOS Cair Lebih Awal
Disela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Sukasari dan Tanjungsari, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyempatkan melihat langsung gedung baru SDN Cijolang di Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari, Kamis (2/7/2020).

PENDIDIKAN

Sarana Prasarana SDN Cijolang Sudah Siap untuk Belajar Tatap Muka

PENDIDIKAN

Anggota DPR RI Ini, Tekankan Pelajar Kudu Memiliki Komitmen

PENDIDIKAN

Yu bantu Facebook luncurkan fitur terjemah bahasa Sunda

PENDIDIKAN

Pramuka Kwarda Jabar Cetak Rekor MURI Melalui Aksi ‘Body Percussion’

JATINANGOR

Tiga Mahasiswa Unpad Mewakili Indonesia dalam Youth Entrepreneurship Symposium