Sonia Sugian Terpilih Jadi Ketua DPC Kaukus Perempuan Politik Indonesia Kabupaten Sumedang

Politisi Partai Golkar, Sonia Sugian terpilih menjadi ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Sumedang periode 2022-2027 dalam Musawarah Cabang DPC KPPI Kabupaten Sumedang di Pendopo PPS. Selasa, 24 Januari 2023.
Politisi Partai Golkar, Sonia Sugian terpilih menjadi ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Sumedang periode 2022-2027 dalam Musawarah Cabang DPC KPPI Kabupaten Sumedang di Pendopo PPS. Selasa, 24 Januari 2023.

SUMEDANGONLINE – Politisi Partai Golkar, Sonia Sugian terpilih menjadi ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Sumedang periode 2022-2027 dalam Musawarah Cabang DPC KPPI Kabupaten Sumedang di Pendopo PPS. Selasa, 24 Januari 2023.

Bukan tanpa persiapan sehingga dirinya dapat terpilih untuk melanjutkan tapuk kepemimpinan DPC KPPI Kabupaten Sumedang yang pada periode 2017-2022 dipimpin Anyeu Widuri. Sonia, bahkan mengaku melakukan izin lobi-lobi terhadap ketua-ketua partai yang keanggotannya masuk dalam KPPI Kabupaten Sumedang untuk memberikan mandat dukungan terhadap dirinya.

“Saya berjanji menjalankan kepemimpinan sebagai Ketua KPPI. Saya akan menjalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya. Saya akan meneruskan apa-apa yang sudah dilakukan penerus sebelumnya yang baik. Dan saya pun akan melakukan perubahan-perubahan yang nyata dan signifikan untuk ke depannya. Agar KPPI ini, maju dan bisa menunjukkan prestasinya. Bukan hanya untuk Kabupaten Sumedang, tapi mungkin kami ingin menunjukkan ke tingkat Jawa Barat dan tingkat Nasional,” ujar Sonia Sugian saat didaulat untuk memberikan sambutan setelah dirinya terpilih menjadi Ketua DPC KPPI Kabupaten Sumedang.

Baca Juga  Gubernur Jabar: Rp16 Miliar untuk Pembangunan Alun-Alun Sumedang

Salahsatu program kerja Sonia Sugian sesuai dengan fakta integritas yang sudah dia kirimkan ke panita, dirinya mengaku akan membuat program kerja agar memiliki arahan bahwa KPPI bekerja berdasarkan program kerja yang telah disepakati.

Selain itu Sonia pun mengaku, akan membuat legalitas DPC KPPI Kabupaten Sumedang sehingga KPPI Kabupaten Sumedang dapat diakui dan mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Banyak anggaran yang dapat kita serap, baik kementerian, dinas-dinas, pemda dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Lanjut Sonia, yang menjadi tantangannya saat ini yakni keinginannya mewujudkan KPPI Kabupaten Sumedang hingga tingkat anak cabang.

“Saya ingin membentuk para DPAC se Kabupaten Sumedang beserta pengurus sampai ke tingkat desa, dalam jangka waktu, target saya satu tahun. Jadi dalam jangka waktu satu tahun itu menjadi tantangan bagi saya, saya akan merapikan semua DPAC sampai ke tingkat desa,”

Baca Juga  Hari Pertama, USBN Tingkat SD di Sumedang Lancar

Dia beralasan dibentuknya DPAC, agar organisasi DPC KPPI Kabupaten Sumedang yang saat ini dia pimpin menjadi jelas. “Karena kalau organisasi tanpa anggota apa namanya?” tandasnya.

Ketua DPD KPPI Jawa Barat, Euis Ratnaningsih bahkan memberikan tantangan agar dalam sebulan ini Sonia Sugian segera dapat membentuk kepengurusan DPC KPPI Kabupaten Sumedang.

Sementara itu Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir berharap setiap kader perempuan mampu mewarnai politik di Sumedang dengan tetap menjaga harga diri, jati diri dan karakter yang bermartabat.

“Setiap kader harus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Untuk itulah, saya meminta warnai partai politik. Jadikan kader-kader perempuan ini kader yang tangguh yang bisa mempengaruhi rakyat karena kapasitas kita dan integritas kita,” kata Bupati Dony Ahmad Munir.

Baca Juga  Hari Ke-tiga MPLS, Siswa Baru di SMAN 1 Sumedang Diberikan Materi Kadarkum dan Sekolah Ramah Anak

Bupati mengapresiasi keberadaan KPPI sebagai wadah untuk berkolaborasi para kader politik perempuan.

“Terima kasih atas kiprah KPPI selama ini, terutama dalam menjadikan KPPI sebagai wahana koordinasi dan komunikasi para perempuan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Dijelaskan Bupati Dony, dalam berpolitik setiap kader harus memiliki harga diri dan jati diri.

“Jangan sampai yang lain pakai uang, kita ikutan pakai uang. Terutama pada Pileg dan Pilkada. Maka dari itu, kita harus punya jati diri, punya karakter yang membedakan kita dengan yang lain,” katanya. ***

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: Fitriyani Gunawan
CREDIT FOTO
: Iwan Rahmat
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan