Menu

Mode Gelap

PENDIDIKAN · 6 Nov 2020 18:43 WIB ·

SMK PGRI 1 Sumedang Gelar Workshop Penguatan Budaya Kerja Bersama IDUKA

Reporter: IWAN RAHMAT | Editor: Usep Adiwihanda


 Ketua pelaksana kegiatan Penguatan Budaya Kerja SMK PGRI 1 Sumedang, Kusmana Sidik saat workshop, Jumat 6 November 2020. Perbesar

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE/SUMEDANG ONLINE
Ketua pelaksana kegiatan Penguatan Budaya Kerja SMK PGRI 1 Sumedang, Kusmana Sidik saat workshop, Jumat 6 November 2020.

KOTA, SUMEDANGONLINE — sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang menggelar Workshop Penguatan sumedangonline.com/tag/budaya-kerja/">Budaya Kerja bersama Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) yang merupakan bantuan dari Dirjen Kementerian Pendidikan Vokasi. Kegiatan itu, berupa penyusunan pedoman/aturan budaya kerja di sekolah, pelatihan/diklat budaya kerja untuk tenaga pendidik dan peserta didik, serta sosialisasi penguatan budaya kerja bagi peserta didik dan pendidik.

Dalam kegiatan yang digelar itu, menghadirkan para pemateri dari sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang, PT. Techx Innovations Indonesia, PT. Hasta Prima Indonesia dan Moderator sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang. Semua yang ikut terlibat berasal dari perusahaan swasta industri serta khususnya sekolah yang terkena imbas. Diantaranya SMK PGRI 2 Sumedang, SMK YPPS, Bhakti Nusantara, SMK pemuda 2 dan SMK Informatika Sumedang.

Ketua pelaksana kegiatan Penguatan sumedangonline.com/tag/budaya-kerja/">Budaya Kerja sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang, Kusmana Sidik mengatakan tujuan dari kegiatan itu untuk membentuk karakter budaya dan kerja lulusan SMK yang berakhlak, jujur, disiplindan serta kompetitif. Kemudian menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berbudaya Indonesia.

“Kemudian akan mampu menghadirkan sumberdaya manusia SMK yang memiliki mental paripurna serta fisik yang kuat, melahirkan juga generasi pekerja profesional yang berkepribadian Indonesia serta menyediakan fasilitator program penguatan budaya kerja peserta didik SMK,” katanya kepada SUMEDANGONLINE, Jumat 6 November 2020.

Adapun agenda kegiatan Workshop Penyusunan sumedangonline.com/tag/budaya-kerja/">Budaya Kerja dilakukan sejak 2 sampai 3 November 2020. Kemudian akan berlanjut untuk pelaksanaan Diklat di sekolah yang terkena imbas utamanya kepada guru dan pegawasi sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang pada 9 sampai 10 November 2020. Dan untuk sosilaisai kepada siswa SMK PGRI Sumedang dan siswa sekolah lain yang ikut terkena imbas, pada 16 sampai 20 November 2020 di sekolahnya masing-masing.

“Untung tiga rangkai kegiatan ini menggunakan dua kombinasi kegiatan, yaitu daring dan luring. Jadi ada yang kegiatan secara daring atau online, dan ada kegiatan secara tatap muka. Jadi muatan dari kegiatan ini untuk meningkatkan soft skil peserta didik. Dan untuk sosialisasi penguatan budaya kerja bagi peserta didik dan pendidik diserahkan kepada sekolah masing-masing. Tapi konsep dari kami sudah menyarankan secara online. Karena nanti akan dikasih LMS atau Learning Manejemen Sistem (pola pembelajaran berbasis online) yang disediakan oleh Dirjen Vokasi yang didalamnya terdapat modul-modul pembelajaran,” jelasnya.

“Pada orientasi program ini diarahkan pada proses pengembangan pendidikan secara berkelanjutan (development for sustainable education),” tambahnya.

Menurutnya, budaya kerja ini merupakan cara pandang seseorang dalam memberi makna terhadap kerja. Cara pandang seseorang terhadap bidang yang ditekuninya dan prinsip-prinsip moral yang dimiliki, akan menumbuhkan keyakinan yang kuat atas dasar nilai-nilai yang diyakini, memiliki semangat yang tinggi dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan prestasi terbaik.

“Harapan kedepan khususnya di sumedangonline.com/tag/smk-pgri-1-sumedang/">SMK PGRI 1 Sumedang itu tercipta buda 5R, yang nanti hasilnya akan lebih mengarahkan siswa. Siswa datang ke sekolah itu bukan suasana sekolah, tapi melainkan suasana perusahaan, seperti mereka bekerja. Dan penguatan ini juga tidak semata-mata hanya meningkatkan agar mereka bisa bekerja di perusahaan atau pabrik, tapi mereka juga dibekali dengan ilmu atau materi-materi tentang usaha mereka mandiri,” tukasnya. ***

Artikel ini telah dibaca 82 kali

Baca Lainnya

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Suwarno Beberkan Aturan Wajib PPDB di Lingkungan Kemenag Sumedang

12 Juni 2024 - 20:06 WIB

Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Suwarno menyebutkan Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2024/2025 di Lingkungan Kemenag Sumedang wajib menyediakan jalur prestasi 15%, afirmasi 15%, inklusi 10% dan sisanya melalui jalur reguler.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.

Pj Bupati Sumedang Berharap DMI Mampu Tingkatkan Fungsi Masjid

11 Juni 2024 - 17:58 WIB

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli saat membuka Talkshow Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Kemasjidan di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Masjid Besar di Kabupaten Sumedang Bakal Terima Bantuan Mimbar

11 Juni 2024 - 17:53 WIB

Yudia Ramli selaku Pj BupatiSumedang saat membuka acara talkshow yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).
Trending di SUMEDANG