Menu

Mode Gelap

HALO POLISI · 19 Jan 2021 21:39 WIB ·

Kapolres Sumedang Imbau Black Pelaku Penganiayaan Cimanggung Menyerahkan Diri

REPORTER: FITRIYANI GUNAWAN | EDITOR: FITRIYANI GUNAWAN

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat menunjukkan sejumlah barangbukti.

FITRIYANI/SUMEDANGONLINE TUNJUKAN BARANG BUKTI: Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat menunjukkan sejumlah barangbukti.

MAPOLRES SUMEDANG – Buntut bentrok dua geng motor yang menewaskan Karta Gunawan, warga Jalan Villa Bandung Indah RT 026 RW 004, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Polres Sumedang menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut, tiga diantaranya sudah ditangkap dan seorang pelaku berinisial W alias Black masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto meminta agar W segera dapat menyerahkan diri.

“Kami mengimbau agar saudara Black segera menyerahkan diri, dan jika tidak, maka kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar AKBP Eko Prasetyo saat Jumpa Pers di Mapolres Sumedang. Selasa, 19 Januari 2021.

Baca Juga  Bupati Sumedang Santuni 300 Anak Yatim

Tiga tersangka yang sudah berhasil dibekuk Polres Sumedang yakni Agung Rohman alias Tile, Deri Sutisna alias Komeng, dan Nurcahyadi alias Ute.

Kapolres mengatakan bentrokan dipicu gesekan antargeng motor yang terjadi di Jalan Raya Simpang-Parakanmuncang. Pada saat itu anggota geng motor Brigez sedang menggalang donasi untuk korban longsor di jalan. Saat bersamaan datang anggota geng XTC sepulang dari lokasi longsor.

Baca Juga  Serahkan SK Pengurus ke Semua DPAC, PKB Sumedang Siap Makalangan

“Di sana terjadi gesekan, yang berakhir tewasnya Karta anggota XTC, akibat dikeroyok empat anggota geng motor tersebut dengan pisau menancap di dada korban. Korban akhirnya tewas di RSHS Bandung, dengan pisau masih menancap di dada korban,” ungkapnya.

Pelaku pengeroyokan dijerat Pasal 351 ayat (1) dan ayat (3) KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. “Dan Pasal 338 KUHP, jika nantinya itu terbukti pembunuhan, ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” demikian Kapolres Sumedang. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Satnarkoba Polres Sumedang Berhasil Ringkus Lima Orang Pengedar Sabu

12 Januari 2022 - 20:01 WIB

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hokum Polres Sumedang yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Bagus Panuntun dan Kasi Humas AKP Dedi Juhana di Mapolres Sumedang. Rabu, 12 Januari 2022.

Selama Dua Pekan 23.053 Anak Umur 6-11 Tahun di Sumedang Tervaksin

11 Januari 2022 - 17:04 WIB

Sebanyak 23.053 dari target 104.546 anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Sumedang sudah tervaksin dalam Gebyar Vaksinasi Anak Umur 6-11 tahun serentak di wilayah Sumedang selama 14 hari.

Jelang Natal 2021, Polres Sumedang Perketat Keamanan Gereja

24 Desember 2021 - 23:49 WIB

Polisi melakukan pengamanan sejumlah gereja jelang malam puncak Natal Tahun 2021. Hal itu menurut Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Sumedang Tinjau Pos Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2021

22 Desember 2021 - 15:14 WIB

Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melakukan pengecekan pos pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2021 di Sumedang. Rabu, 22 Desember 2021.

Jelang Nataru, Polres Sumedang Musnahkan Ribuan Botol Minuman Keras

22 Desember 2021 - 06:57 WIB

Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Polres Sumedang menyita dan memusnahkan ribuan botol minuman keras berbagai merek di Mapolre Sumedang, Selasa, 21 Desember 2021.

Jelang Pergantian Tahun, Polres Sumedang Sisir Sejumlah Tempat Hiburan

18 Desember 2021 - 13:48 WIB

Puluhan anggota Polres Sumedang melakukan opeerasi ke sejumlah tempat hiburan yang ada di Kabupaten Sumedang jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Jumat, 17 Desember 2021 malam.
Trending di HALO POLISI