Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 8 Juni 2021 - 19:28 WIB

Lebihi Tonase, Truk Besar yang Melintas Jalan Sumedang-Wado Terjaring Operasi ODOL

Sebuah truk yang melintas dilakukan penimbangan saat pelaksanaan Operasi ODOL di kawasan Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara, Selasa 8 Juni 2021.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE DITIMBANG: Sebuah truk yang melintas dilakukan penimbangan saat pelaksanaan Operasi ODOL di kawasan Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara, Selasa 8 Juni 2021.


SUMEDANGONLINE, KOTA –  Sejumlah truk besar yang melintas di akses Jalan Raya Sumedang-Wado, terjaring operasi Over Dimensi Over Load (ODOL) di kawasan Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara, Selasa 8 Juni 2021.

Sejumlah truk yang melintas itu, kedapatan melakukan pelanggaran barupa tonase yang berlebihan serta sejumlah surat yang tidak lengkap. Truk-truk yang melintas itu, dicek menggunakan timbangan portebel Weight In Motion (WIM) untuk mengukur daya angkut dalam rangka pnindakan lebih muatan (tonase).

Operasi ini dilakukan juga, untuk menertibkan kendaraan yang melintas, agar sesuai dengan kelas jalan. Begitu juga, sesuai dengan UU dan peraturan pemerintah yang ada.

Baca Juga  Hersa-Junan Pastikan Akan Tetap di KPU Sampai Akhir Masa Jabatan

“Dalam rangka menyikapi apa yang disampaikan bupati Sumedang, bahwa kegiatan penggunaan jalan raya ini harus sesuai dengan peraturan yang ada. Baik itu dari peraturan dari kementerian maupun lalulintas,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno.

Atang juga menyebutkan, jalur Sumedang-Wado maupun sebaliknya ramai diperbincangkan adanya pelanggaran. Utamanya dari kawasan Cisitu menuju Sumedang kota.

“Oleh karena itu kita sepakat yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan, Dishub Provinsi Jabar dan juga dengan kepolisian, untuk melakukan tindakan operasi ini,” tuturnya.

Baca Juga  Kondisi terakhir bayi yang dibuang, sudah ada 6 orang yang mau mengadopsi lantas …

Saat dilakukan penimbang kendaraan truk-truk yang melebihi muatan, hasilnya ditemukan sejumlah truk yang beratnya melebihi tonase. Saat itu juga langsung dilakukan tindakan oleh petugas operasi.

“Kita tidak tembang pilih, mereka harus sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan. Bagi yang sudar tidak lengkap dan kir sudah mati, kita lakukan penilangan. Dan yang tonasenya berlebihan, kita tindak dengan aturan yang sesuai dan berlaku dengan kita. Karena dengan aturan yang ada, untuk tonase itu 8 ton,” tutupnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

KABAR HAJI

Tiba di Bekasi Calon Jamaah Haji Sumedang Langsung Tes Kesehatan

Pilihan Redaksi

Ini Alat Ukur Praktis untuk Pengukur Curah Hujan
Humas RSUD Sumedang, Iman Budiman

KESEHATAN

RSUD Sumedang Sarankan Pasien Gagal Ginjal Tak Mudik

Pilihan Redaksi

Longsor Disposal Perumahan Rancamulya Recidence Masuk Pemukiman

JATINANGOR

Klik Production Gelar Jatinangor Wedding Expo 2015

SUMEDANG

Usai Karnaval, Crew Sumeks di Giring ke Polisi

Pilihan Redaksi

Serda Laman jadi Inspirator Budaya Pencak Silat Buahdua

Pilihan Redaksi

Audensi dengan Kejagung, Ini Poin yang Diinginkan OTD Jatigede