Ibu Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Anggota Dewan Sebut Anaknya Alami Trauma

Enung Nurlela orangtua AWD saat memberikan keterangan dugaan anaknya korban penganiayaan.
Enung Nurlela orangtua AWD saat memberikan keterangan dugaan anaknya korban penganiayaan.

SUMEDANG – AWD, 17 tahun mengalami trauma setelah diduga mendapat pengiayaan bersama tiga teman lainnya. Penganiayaan tersebut diduga dilakukan oknum seorang anggota dewan dan ayahnya yang merupakan seorang kepala desa di Kecamatan Wado.

“Anak saya sampai mengalami trauma setelah kejadian itu, dia takut keluar apalagi kalau ada kerumunan,” ujar Enung Nurlela, 38, selaku orangtua korban di kediamannya. Ahad, 11 Juli 2021.

Baca Juga  1-14 Maret 2022, Polres Sumedang Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2022

Bahkan akibat luka lebam yang dialami korban, anaknya sempat mengaku sakit jika akan menengok.

Kepada sejumlah wartawan yang menyambangi kediamanya, dia menyebutkan kronologis kejadian. Pada saat itu dia yang akan pulang ke rumah setelah keperluan di Kota Sumedang  mendapat telepon dari anaknya. Dia bilang jika mobil yang dikendarainya bersama dengan tiga temannya ditabrak oleh sebuah mobil Honda Jazz di daerah Agro, Kabupaten Garut.

Baca Juga  Dihadapan Kades Terpilih, Wakil Bupati Sumedang: Jangan Kecewakan Rakyat

“Saya saat itu minta pada anak saya agar diam di sana, dan menyuruh anak saya agar meminta KTP orang yang menabrak mobilnya. Saya bilang gitu, terus kata anak saya, iya mak iya. Dia juga bilang mobil yang nabraknya juga tidak bisa jalan, ban depannya katanya copot. Iya, iya ambil identitasnya, saya bilang gitu. Terus dia bilang, iya ini mobilnya Pak Kuwu,” ujar Enung.

REPORTER
: Redaksi
EDITOR
: Redaksi
CREDIT FOTO
: Istimewa
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan