SUMEDANG, Rabu (21 Mei 2026) — Wartawan: Fitriyani — Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menghadiri kegiatan Bakti Sosial Peserta Didik Praktik Kerja Profesi (PKP) Kelompok Belajar V Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri Angkatan ke-75 Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Polres Sumedang, Rabu (20/05/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mendukung pelayanan publik serta ketahanan pangan.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan Praktik Kerja Profesi peserta didik Sespimma Polri.
“Kehadiran para peserta didik Sespimma menjadi kehormatan sekaligus momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri dan masyarakat,” katanya.
Menurut Fajar, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Polres Sumedang selama ini telah berjalan baik dalam berbagai program pelayanan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Ia mencontohkan dukungan Polres Sumedang terhadap program ketahanan pangan melalui gerakan penanaman jagung, pengembangan ubi Cilembu, penyaluran bibit tanaman produktif, hingga pendampingan kelompok tani.
“Kami melihat bagaimana Polres Sumedang turut aktif mendukung program ketahanan pangan. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Fajar menegaskan, keamanan, kesejahteraan masyarakat, dan ketahanan pangan merupakan aspek yang saling berkaitan sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Kami meyakini sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, petani, akademisi dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi bantuan materi tetapi juga kepedulian sosial.
“Bantuan sosial yang diberikan bukan hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian, perhatian dan semangat kebersamaan kepada masyarakat,” katanya.
Fajar berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menjadi pengalaman penting bagi peserta didik Sespimma dalam memahami kondisi masyarakat secara langsung.
“Calon pemimpin Polri ke depan tidak hanya dituntut profesional dan tegas, tetapi juga harus memiliki empati, kepedulian sosial dan jiwa pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun 2026 guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan pendekatan humanis dalam pelayanan kepada masyarakat.***










