OLAHRAGA

Sempat Ngaku Tegang, Gregoria Mariska Akhirnya Akhiri Perlawanan Atlet Myanmar

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Ujian pertama berhasil dilewati Gregoria Mariska Tunjung dalam laga pembuka penyisihan grup M tunggal putri yang berlangsung di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7) pagi waktu setempat. Gregoria hanya membutuhkan total waktu 27 menit untuk mengakhiri perlawanan atlet Myanmar Thet Htar Thuzar 21-11 21-8.
Ujian pertama berhasil dilewati Gregoria Mariska Tunjung dalam laga pembuka penyisihan grup M tunggal putri yang berlangsung di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7) pagi waktu setempat. Gregoria hanya membutuhkan total waktu 27 menit untuk mengakhiri perlawanan atlet Myanmar Thet Htar Thuzar 21-11 21-8. | FOTO: nocindonesia

SUMEDANGONLINE, Tokyo: Ujian pertama berhasil dilewati Gregoria Mariska Tunjung dalam laga pembuka penyisihan grup M tunggal putri yang berlangsung di Musashino Forest Plaza, Minggu (25/7/2021) pagi waktu setempat. Gregoria hanya membutuhkan total waktu 27 menit untuk mengakhiri perlawanan atlet Myanmar Thet Htar Thuzar 21-11 21-8.

Tampil pertama kali di Olimpiade membuat Grego cukup tegang sehingga membuat beberapa kesalahan di awal, tapi dia segera mampu mengatasi ketegangannya.

“Pertandingan pertama hari ini saya masih lumayan tegang karena ini turnamen terbesar yang pernah saya ikuti. Juga karena di beberapa turnamen sebelumnya hasil saya kurang bagus. Jadi saya ingin sekali bisa mendapatkan hasil seperti yang saya inginkan. Tapi masih terasa tegangnya. Bahkan tangan jadi lumayan kaku. Puji Tuhan, di pertengahan game pertama dan di game kedua saya sudah bisa tenang,” kata Grego usai pertandingan.

Baca Juga  Indonesia Borong Medali di Filipina

Atlet berusia 21 tahun ini tergabung di grup M bersama Thet dan Lianne Tan dari Belgia, dan jika mampu mengalahkan Tan dalam pertandingan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/7), Grego akan melaju ke babak berikutnya.

Dengan jeda dua hari, Grego pun ingin lebih mempersiapkan diri baik secara teknik dan mental demi menatap babak gugur yang akan lebih kompetitif.

Baca Juga  SMKN Sukatali hadang Smandar

“Inginnya dalam dua hari ini saya menyiapkan mental. Sekarang sudah lumayan enak, sudah menemukan permainan saya. Kalau ada jeda biasanya seperti mulai dari awal lagi. Jadi dalam dua hari ini saya mau lebih mempersiapkan semua. Bukan hanya teknik tapi juga mental harus disiapkan karena tidak dipungkiri saya masih sedikit merasa tegang,” ujar Grego menutup pembicaraan. (nocindonesia/amr)

Tinggalkan Balasan