Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 6 Agu 2021 09:58 WIB ·

Kebijakan Ganjil Genap, Bupati Sumedang: Beri Kesempatan pada Masyarakat untuk Beraktivitas Meski Terbatas

REPORTER: FITRIYANI GUNAWAN | EDITOR: REDAKSI

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Bali melalui Video Conference bertempat di Gedung Negara. Rabu, 4 Agustus 2021.

ISTIMEWA RAKOR: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Bali melalui Video Conference bertempat di Gedung Negara. Rabu, 4 Agustus 2021.

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir menyebutkan kebijakan ganjil genap saat perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 9 Agustus 2021 mendatang harus disikapi dengan bijak.

“Dengan beralihnya dari penyekatan total ke kebijakan ganjil genap diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tetap beraktivitas meski dibatasi PPKM,” ucap Dony Ahmad Munir di Gedung Negara. Jumat, 6 Agustus 2021.

Dikatakan dia, kebijakan ganjil genap masih harus diterapkan untuk mengurangi kegiatan masyarakat keluar rumah, namun praktiknya lebih humanis.

Baca Juga  UN Onlen, Siswa: Takut Listrik Mati

“Pemberlakuan ganjil genap ini bukan bertujuan untuk mengurai kemacetan karena kita bukan kota besar. Tetapi lebih dalam rangka PPKM,” katanya.

Dia menyontohkan ketika masih ada penutupan jalan angkutan umum, PKL, ojek, dan layanan antar sama sekali tidak bisa masuk jalan protokol sehingga usaha mereka pun terganggu.

“Dengan sistem ganjil genap, para pengemudi angkutan, pedagang kaki lima, ojek, layanan delivery dan lainnya tetap bisa mendapatkan pendapatan karena diperbolehkan masuk ke jalan-jalan di kota. Ini yang kita harapkan,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Jabar Pastikan Seluruh Kecamatan di Sumedang Lakukan PSBB

Oleh karena itu, lanjut bupati, sistem ganjil genap menjadi strategi jangka panjang penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa pemberlakuan ganjil genap ini adalah ikhtiar pemerintah daerah dalam menangani Covid-19 dengan membatasi kegiatan masyarakat melalui cara yang lebih humanis,” terangnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.

Tol Cisumdawu Mulai dari Molor Waktu Hingga Diduga Penyebab Banjir

11 Januari 2022 - 12:06 WIB

PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang

Gubernur Jabar Prakirakan Ruas Tol Cisumdawu Seksi 1 Beroperasi pada Januari 2022

11 Januari 2022 - 11:35 WIB

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, pada Senin (10/01/2022).

Imbas Covid, Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumedang Naik Tapi Pengangguran Menurun

10 Januari 2022 - 17:37 WIB

Bappppeda Kabupaten Sumedang gelar kegiatan acara Refleksi Program Pembangunan Tahun 2021 dan Resolusi Program Pembangunan Tahun 2022 serta Kinerja Award di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2021, bertempat di Gedung Negara Sumedang. Senin 10 Januari 2022.

Dandim 0610/Sumedang Berikan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Cipacing

4 Januari 2022 - 13:06 WIB

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa bersama Forkopimcam Jatinangor menyerahkan sembako pada korban bencana banjir di Dusun Cikopo RT 001 RW 003 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Selasa, 4 Januari 2022.

GOW Sumedang Bantu Korban Bencana Banjir Cipacing

31 Desember 2021 - 23:04 WIB

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumedang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, Hj. Susi Gantini, kunjungi lokasi Banjir di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang-Jawa Barat. Jumat 31 Desember 2021.
Trending di SUMEDANG