Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 26 Agu 2021 20:12 WIB ·

Satuan Reskrim Polres Sumedang Ciduk Pengedar Upal yang Beraksi di Cibugel

Reporter: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi


 Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robyanto dan jajarannya menggelar konferensi pers, Rabu 25 Agustus 2021 kemarin. Perbesar

FITRIANI GUNAWAN/SUMEDANGONLINE/SUMEDANG ONLINE
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robyanto dan jajarannya menggelar konferensi pers, Rabu 25 Agustus 2021 kemarin.

SUMEDANGONLINE.COM, KOTA – Dua orang pengedar uang palsu (upal) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Sumedang. Mereka, kedapatan mengedarkan upal dengan cara membeli roko di warung warga yang ada di wilayah Kecamatan Cibugel.

Dalam konferensi pers Rabu 25 Agustus 2021 kemarin, Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robyanto menyebutkan, kedua tersangka diamankan dengan barang bukti berupa puluhan lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dan pecahan lainnya.

Termasuk sejumlah bungkus rokok berbagai jenis. Rokok tersebut, dibeli para tersangka, menggunakan uang palsu . Selain itu, diamankan juga uang asli hasil kembalian dari dua warung yang ada di Kecamatan Cibugel.

Disebutkan, dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, berinisial U (36) warga Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor dan SS (31) warga Desa Cigagade Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.

“Kedua tersangka memiliki peran yang sama. Pengedar uang palsu di beberapa warung di wilayah Kecamatan Cibugel. Para tersangka ini mendapatkan lima puluh lembar pecahan seratus ribu dari seseorang di Majalengka,” jelas kapolres.

Terungkapnya peredaran uang palsu tersebut, dikarenakan salah satu pedagang merasa curiga dengan bentuk fisik uang yang diterima dari para tersangka.

“Setelah diperiksa dengan menggunakan money detector oleh pemilik warung, uang tersebut tidak memantulkan sinar,” tambah Kapolres

Kedua tersangka pengedar uang palsu, terjerat Pasal 36 ayat (2) dan ayat (3) Jo pasal 26 ayat (2) dan ayat (3) Undang – Undang RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang atau pasal 245 KUH Pidana dipidana  dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. ***

Artikel ini telah dibaca 295 kali

Baca Lainnya

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.

Pj Bupati Sumedang Berharap DMI Mampu Tingkatkan Fungsi Masjid

11 Juni 2024 - 17:58 WIB

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli saat membuka Talkshow Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi Kemasjidan di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Masjid Besar di Kabupaten Sumedang Bakal Terima Bantuan Mimbar

11 Juni 2024 - 17:53 WIB

Yudia Ramli selaku Pj BupatiSumedang saat membuka acara talkshow yang digelar Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Aula Islamic Center Sumedang. Selasa (11/6/2024).

Voucher Belanja Pangan untuk Keluarga Miskin Ektrem Dibagikan Sebelum 1 Juli

10 Juni 2024 - 22:09 WIB

Pemda Kabupaten Sumedang segera meluncurkan voucher untuk masyarakat miskin ekstrem di Kabupaten Sumedang. Rencananya voucher tersebut akan diluncurkan Pj Bupati Sumedang sebelum tanggal 1 Juli kepada 10.082 jiwa (3.083 KK) warga miskin ektrem sebesar Rp. 75.000/jiwa setiap bulannya.
Trending di SUMEDANG