HALO POLISI

Jelang Natal 2021, Polres Sumedang Perketat Keamanan Gereja

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Fitriyani Gunawan
Polisi melakukan pengamanan sejumlah gereja jelang malam puncak Natal Tahun 2021. Hal itu menurut Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Polisi melakukan pengamanan sejumlah gereja jelang malam puncak Natal Tahun 2021. Hal itu menurut Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. | FOTO: Via Humas Polres Sumedang

SUMEDANGONLINE, Mapolres Sumedang: Polisi melakukan pengamanan sejumlah gereja jelang malam puncak Natal Tahun 2021. Hal itu menurut Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif, pihaknya bersama jajaran Muspida Sumedeang melakukan pemantauan di sejumlah gereja diantaranya Gereja Pasundan, Gereja Santa Maria, Gereja HKGB.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kegiatan ini untuk memastikan bahwa pada saat perayaan Natal di Gereja menjadi aman dan nyaman. Sebelum masuk Gereja, para Jemaat telah kami sediakan Aplikasi Peduli Lindungi dan mereka bisa log in dengan menggunakan aplikasi tersebut. Disamping itu, kita juga lakukan sterilisasi, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan dalam rangka mematuhi protokol kesehatan,” tutur Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam keterangannya. Jumat, 24 Desember 2021.

Baca Juga  Polres Sumedang Gerebeg Pesta Miras, Polisi Temukan Sajam dan Peserta Gunakan Narkoba

Kapolres juga memberi penegasan jika pihak kepolisian bersama forkopimda Kabupaten Sumedang akan memberikan pengamanan terbaik saat Natal 2021 dan juga pergantian malam tahun Baru 2022.

Baca Juga  Tel-U - Disparbudpora Sumedang Gelar Acara Video Camp 2021

“Kami Polri bersama instansi terkait tetap bersama mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Natal di Kabupaten Sumedang,” tegasnya.

Di samping itu, pada masa pandemi Covid-19, pihaknya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 saat melaksanakan kegiatan atau pun aktivitas lainnya untuk mencegah penyebaran Covid-19, agar tidak terjadi cluster baru. Pelaksanaan Ibadah Perayaan Misa Natal dengan Jemaat terbatas, ada yang melaksanakan perayaan secara virtual seiring dengan kondisi aturan Prokes Covid-19 yakni jemaat di gereja sebanyak 50% dari kapasitas total gereja. ***

Tinggalkan Balasan