Politik

Bupati Minta KPU Pertahankan Legacy Sumedang yang Demokratis, Aman dan Kondusif

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menghadiri ekspose Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang mengenai penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Gedung Negara. Senin, 14 Februari 2022.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menghadiri ekspose Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang mengenai penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Gedung Negara. Senin, 14 Februari 2022. FOTO: Istimewa Via Humas Pemkab Sumedang | FOTO: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menghadiri ekspose Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang mengenai penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Gedung Negara. Senin, 14 Februari 2022. FOTO: Istimewa Via Humas Pemkab Sumedang

SUMEDANG ONLINE, Gedung Negara: sumedangonline.com/tag/bupati-sumedang/" rel="nofollow">Bupati Sumedang H. sumedangonline.com/tag/dony-ahmad-munir/" rel="nofollow">Dony Ahmad Munir mengatakan bahwa Sumedang memiliki ‘legacy’ yang harus dipertahankan dalam setiap Pemilihan ataupun Pemilu yakni selalu berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Legacy ini tentunya harus kita pertahankan bersama-sama agar selalu berjalan dengan demokratis, aman dan kondusif,” ujar sumedangonline.com/tag/dony-ahmad-munir/" rel="nofollow">Dony Ahmad Munir saat menghadiri ekspose Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang mengenai penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Gedung Negara. Senin, 14 Februari 2022.

Bupati juga mengapresiasi atas kesiapan KPU Sumedang dalam menyongsong Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 mendatang. Ekspose KPU mencerminkan sebuah kesiapan menyusun rencana atau konsep tentang bagaimana Pemilihan nanti bisa berjalan dengan lancar.

Bupati menambahkan, penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan di tahun-tahun sebelumnya harus dijadikan patokan dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

Baca Juga  Anniversary BSST yang Kedua Diisi Santunan Kepada Anak Yatim

“Meskipun ada perbedaan regulasi, namun penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya harus dijadikan standar kita. Selain itu, terus komunikasikan kepastian-kepastian regulasi dari pusat dan provinsi supaya kita punya legal standingnya,” katanya.

Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi mengatakan perbedaan istilah antara Pemilu dan Pemilihan. Sebut dia, Pemilu mengacu pada pemilihan Presiden dan pemilihan Legislatif seperti DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta DPD. Sedangkan Pemilihan mengacu kepada pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota.

Baca Juga  PPKM Darurat Diperpanjang, Gubernur: Akan Ada Pembagian Bantuan Sosial

“Untuk konteks Sumedang berarti pemilihan Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Ogi.

Jika dilihat dari rancangan sebut dia, yang diajukan oleh KPU kepada DPR dan pemerintah saat rapat dengar pendapat (RDP), tahapan untuk Pemilihan tahun 2024 dimulai dari September tahun 2023.

“Artinya, tahun depan kita sudah mulai tahapan untuk Pemilihan tahun 2024. Jadi perlu disiapkan lebih awal terutama terkait dengan anggaran,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan