Dibuka 20 Desember 2022, Tol Cisumdawu Dapat Jadi Solusi Hindari Rawan Bencana di Cadas Pangeran

Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan, S.H., S.I.K., bersama para Pejabat Utama Polres Sumedang melaksanakan peninjauan langsung, dengan didampingi oleh pihak dari Kementrian PUPR, CKJT dan Dishub Kab. Sumedang.
Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan, S.H., S.I.K., bersama para Pejabat Utama Polres Sumedang melaksanakan peninjauan langsung, dengan didampingi oleh pihak dari Kementrian PUPR, CKJT dan Dishub Kab. Sumedang.

SUMEDANGONLINE – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berharap dengan rencana CKJT dan PUPR yang akan melakukan pembukaan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 pada 20 Desember 2022, menjadi solusi pengendara untuk menghindari jalur Cadas Pangeran yang diketahui rawan bencana longsor.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir selaku pimpinan daerah, dirinya bertanggung jawab memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Baca Juga  Reses Heri Ukasah, warga curhat infrastruktur

“Kami sangat berkomitmen kuat untuk segera mengoperasikannya. Namun tentu dengan menyelesaikan permasalahan yang ada sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dony Ahmad Munir saat Rakor Forkopimda dan pihak terkait. Rabu, 7 Desember 2022.

Dalam rapat yang dipimpinnya, bupati berkomitmen Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 segara dioperasikan.

Terlebih lagi, sambung Dony, jalur Cadas Pangeran yang sudah sering terjadi longsor sehinggal Jaan Tol Cisumdawu merupakan salah satu cara untuk menghindari itu.

Baca Juga  Agar tak sareukseuk, Satpol PP Sumedang tertibkan baliho dan spanduk

Artinya Tol Cisumdawu agar segera difungsikan.

Terkait itu, kata bupati, CKJT dan PUPR sudah mempunyai rencana terkait dengan difungsikannya jalan Tol Cisumdawu.

“CKJT dan PUPR berencana tanggal 20 Desember 2022 akan dilakukan pembukaan jalan Tol Cisumdawu seksi 2 dan 3,” ujarnya.

Bhhkan sambungnya, berdasarkan hasil kajian teknis, Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 bisa beroperasi. Namun dengan syarat kendaraan besar dilarang masuk dan keluar melalui gerbang tol Cimalaka.

Baca Juga  Sedang berlangsung di Kemenpora, wawancara online pemilihan pemuda kreatif

“Ketentuannya kendaraan besar seperti bus dan truk dilarang keluar dan masuk melalui gerbang tol Cimalaka, karena dapat menyebabkan kemacetan di ruas jalan Tanjungkerta-Cimalaka,” tuturnya. ***

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: IWAN RAHMAT
CREDIT FOTO
: Humas Polres Sumedang
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan