Sumedang, 16 November 2024 – Saat menghadiri undangan acara Roadshow Hajat Rakyat Sumedang yang diselenggarakan Sahabat Yoshua Sumedang di Jatinangor. Sabtu, 16 November 2024. Calon Bupati Sumedang nomor urut 2, Dony Ahmad Munir, memaparkan visinya untuk membangun Kabupaten Sumedang menjadi kawasan strategis nasional, khususnya di Kecamatan Jatinangor.
Dony menjelaskan bahwa Jatinangor memiliki potensi besar sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), mengingat kehadiran sejumlah universitas ternama seperti IPDN, UNPAD, ITB, IKOPIN, dan UNDIP. Menurutnya, status PKN akan mendorong penataan kawasan yang melibatkan kolaborasi pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat.
“Di sini berdiri berbagai perguruan tinggi yang tentunya mendatangkan banyak orang dari seluruh Indonesia. Dengan demikian, penataan kawasan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Sumedang, tetapi juga melibatkan provinsi dan pemerintah pusat,” ujar Dony Ahmad Munir di sela acara berlangsung.
Perda KPJ: Fondasi Pengembangan Jatinangor
Untuk mewujudkan mimpi besar ini, Dony menyoroti Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) yang telah ditetapkan sejak 2021. Perda ini menjadi dasar pengembangan Jatinangor sebagai kota pendidikan dengan fokus pada pengelolaan perkotaan, sanitasi, kebersihan, dan mitigasi bencana seperti banjir.
“Perda ini menjadi instrumen penting untuk mengatasi berbagai masalah, seperti banjir dan sampah. Kami sudah memulai berbagai langkah, termasuk penyodetan untuk mengurangi risiko banjir,” tambahnya.
Pengembangan Infrastruktur: Pedestrian dan Kabel Bawah Tanah
Dony juga menjelaskan rencana pengembangan infrastruktur yang akan meningkatkan kenyamanan masyarakat, seperti pelebaran pedestrian dan pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah.
“Trotoar akan diperlebar agar nyaman digunakan, sementara kabel listrik, telepon, dan saluran PDAM akan dipindahkan ke bawah tanah. Ini adalah langkah menuju Sumedang yang lebih modern dan tertata,” jelas Dony.
Dukungan Nasional untuk Pertumbuhan Lebih Cepat
Dony menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam mewujudkan visi tersebut. Menurutnya, kehadiran institusi besar seperti ITB di Jatinangor menjadi penggerak utama percepatan pertumbuhan kawasan ini.
“Kami berupaya maksimal untuk mewujudkan mimpi ini. Dengan dukungan dari provinsi dan pusat, Sumedang akan berkembang lebih cepat,” tutupnya.
Visi yang dipaparkan oleh Dony Ahmad Munir menggambarkan ambisi besar untuk menjadikan Kabupaten Sumedang sebagai kawasan pendidikan dan perkotaan yang modern, strategis, dan ramah lingkungan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu merealisasikan rencana ini demi Sumedang yang lebih maju. ***


















