Teheran, Senin (16/6/2025) — Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengecam keras rezim Israel atas pembunuhan anak-anak selama tiga hari terakhir serangan agresif yang dilancarkan terhadap Iran. Ia juga menyoroti serangan yang menyasar rumah sakit anak-anak Hakim yang berafiliasi dengan Universitas Kedokteran Tehran.
Melalui akun X-nya pada Minggu malam, Baqaei menyatakan:
“Rezim Israel telah membunuh banyak anak selama tiga hari perang agresi terhadap Iran dan juga menargetkan rumah sakit anak-anak Hakim. Mereka membunuh anak-anak seperti sebuah hobi, seperti yang pernah diakui oleh Yair Golan, mantan wakil kepala staf militer Israel.”
Sementara itu, Saeed Khatibzadeh, wakil menteri luar negeri untuk riset, mengecam keras serangan udara Israel yang menargetkan gedung Kementerian Luar Negeri Iran di Tehran. Dalam unggahan di X, Khatibzadeh menyebutkan:
“Rezim kriminal Israel melancarkan serangan sengaja dan kejam terhadap salah satu gedung Kementerian Luar Negeri Iran yang berada tepat di seberang Institut Studi Politik dan Internasional (IPIS).”
Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah warga sipil, termasuk beberapa kolega Khatibzadeh, terluka dan harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, perpustakaan IPIS juga menjadi sasaran dalam serangan yang disebutnya sebagai “aksi pengecut” tersebut.
Khatibzadeh menegaskan bahwa:
“Ini adalah kejahatan perang yang jelas, bagian dari kampanye agresi sistematis Israel terhadap Iran yang terus berlanjut.” ***
