Home / ARSIP

Senin, 2 Mei 2011 - 09:07 WIB

DUDI MELANGKAH BERAT DENGAN SEGUDANG PERSOALAN



KOTA, Dalam pandangan umumnya setiap DPC banyak yang mempertanyakan bahkan menolak Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ketua DPD PAN priode 2005 – 2010, walaupun ada yang menyatakan menerima namun dengan beberapa catatan diantaranya harus mengusut tuntas adanya dugaan penyelewengan dana dalam tubuh pan priode tersebut, hal itu menjadi salahsatu Pekerjaan Rumah (PR) bagi ketua terpilih, Dudi Supardi, dalam Musyawarah Daerah (Musda) III PAN yang berlangsung, Minggu (01/05) kemarin.

 

Secara keseluruhan Dudi menilai Musda berjalan dengan lancar walaupun dilakukan dengan cara sederhana, meskipun sempat diwarnai walkout, namun ia yakin tidak akan ada perpecahan dalam kader PAN, “saya akan merangkul seluruh kader, mudah – mudahan ketidak sinkronan secara struktural pada kepemimpinan yang lalu tidak akan terjadi” ungkap putra pendiri PAN Sumedang.

Baca Juga  Di Situraja Peringatan HUT Bhayangkara ke-65, Meriah

Dalam jangka pendek pihaknya akan memanggil setiap kader untuk menentukan langkah kedepan PAN, dan menentukan rapat kerja.

Berkaitan dengan LPJ dengan dugaan adanya penyelewengan dana oleh ketua yang lama, ia menyatakan akan mempelajari hal itu dan melakukan verifikasi agar tidak terjadi fitnah.

Baca Juga  Rem Blong, Truk Nyeruduk Pengendara Motor

“Dalam jangka pendek 2 – 3 bulan kita akan memanggil semua kader untuk menentukan langkah – langkah kerja, dan rapat kerja. Terus berkaitan dengan adanya dugaan penyelewangan dana, harus ada verifikasi terlebih dahulu seperti apa kebenarannya, kita akan coba sambungkan antara pengurus lama denganpara kader PAN agar tidak terjadi Fitnah”, tandasnya.(igun)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

Komunitas Vespa Tepis Tanggapan Negatif

ARSIP

Supriatna : Kesenian Tradisional Jatinangor Hampir Punah

ARSIP

Nenek 80 Tahun Dibabuk Rancatan

ARSIP

Darmaraja Tersisih di Babak Pertama

ARSIP

Wado Diserang Ulat Bulu

ARSIP

E-KTP di Kabupaten Sumedang

ARSIP

Masyarakat Miskin Ingin Bantuan Tepat Sasaran

ARSIP

RIBUAN GURU MERIAHKAN HARDIKNAS