Home / ARSIP

Senin, 23 Mei 2011 - 21:04 WIB

Kades Yang Mendapat Jatah Prona Dicokok Oknum Wartawan



Para aparatur desa di Jatinunggal keluhkan oknum wartawan yang dengan sengaja bersikap melakukan tekanan yang ujungnya tak lebih hanya meminta uang.

Hal itu dirasakan oleh para kepala desa yang mendapat jatah sertifikasi prona di beberapa desa di Jatinunggal yang sebelumnya memungut biaya administrasi Rp 400 ribu.

Menurut Kepala Desa Sarimekar, Maman Mulyaman, ia dan beberapa kades lainnya memang telah kedatangan oknum wartawan yang sengaja menanyakan perihal pungutan administrasi prona, namun menurut Maman, setelah melakukan perbincangan pada ujungnya oknum wartawan tersebut mengarah ke permintaan uang. Walau memang, lanjut Maman, oknum tersebut takĀ  meminta langsung.

Baca Juga  Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu selesai di 2010

“Bilangnya sih, yah selayaknya saja, namun begitu saya juga kan merasa sedikit tertekan, tapi ya akhirnya saya kasih juga,” ujar Maman baru-baru ini saat bertemu Sumedanonline di Kantor Kecamatan Jatinunggal.

Maman menyebutkan, bukan dirinya saja sebenarnya yang merasa gerah dengan ulah oknum wartawan seperti itu, menurut ia desa lainnya juga, terutama yang mendapatkan jatah sertifikasi prona mengalami hal yang sama, bahkan memberikan uang kepada oknum tersebut.

“Yah kisaran lima ratus sampai satu juta, padahal kami juga kan belum terkumpul dari dana aministrasi prona itu,” ungkap Maman.

Salah seorang kepala Desa lainnya, yang tak mau disebut namanya membenarkan adanya oknum wartawan yang meminta uang satu juta, namun kades tak memberi karena memang tak mempunyai uang.

Baca Juga  VARIETAS HIBRIDA RENTAN HAMA

“Muhun aya nu nyuhungkeun sajuta, mung teu dipasihan da teu gaduh artosna, nya ku abdi teh dipasihan kanggo bensin we,” ungkapnya.

Sementara itu Kasitrantibum Kec. Jatinunggal,Deddy Kusmana, mengakui banyaknya keluhan aparatur desa perihal tersebut.

“Memang saya sudah mendengar hal itu, bahkan sudah ada yang bilang kepada saya, katanya para kades sudah ngasih uang kepada oknum wartawan tersebut, tapi hal ini belum kami bahas secara serius,hanya pembicaraan saat berkumpul saja,” jelasnya. (Nan)***

 

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

Lagi, Kebakaran Akibat Arus Pendek

ARSIP

HOTEL PURI MUTIARA

ARSIP

BANGSA YANG KEHILANGAN KARAKTER

ARSIP

Lebih dari 1000 Rumah di Jatinangor, Dikunjungi Air Bah

ARSIP

IGUN TEWAS TERSERET ARUS CIMANUK

ARSIP

KARANG TARUNA KEC. DARMARAJA GELAR VOLLY BALL ANTAR DESA.

ARSIP

Mabiran Darmaraja, Buka Jamran

ARSIP

Siska Terjatuh Dan Meninggal