Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 4 Sep 2014 12:23 WIB ·

Biaya Nikah di KUA di Sumedang Rp 0

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

IWAN RAHMAT/SO DIAMBIL SUMPAH: Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA-Pemerintah akhirnya mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) tentang tarif biaya nikah yang baru. Aturan baru tarif pencatatan nikah itu tertuang dalam PP 48/2014, tentang perubahan atas PP 47/2004, tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di Lingkungan Kementerian Agama.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Drs. H. Cece Hidayat M.S.i, membenarkan tentang adanya PP tersebut. Ia mengatakan diharapkan dengan hadirnya PP itu tidak ada lagi kisruh terkait biaya nikah karena telah jelas besaran biayanya.
“Hadirnya PP 48 tahun 2014 ini tidak ada lagi kisruh terkait biaya nikah yang selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat. Karena di situ sudah jelas besaran biayanya,” ujar Cece.
Cece menambahkan, di dalam PP itu juga disebutkan bagi yang menikah di kantor urusan agama selama jam kerja akan dikenakan biaya Rp. 0, sedangkan bagi pengantin yang ingin melaksanakan akad pernikahan di luar kantor urusan agama, dikenakan biaya Rp 600.000 dengan cara mentransfer biaya tersebut ke rekening bank yang sudah ditentukan.
“Dalam PP tersebut juga disebutkan, bahwa nikah di KUA itu akan dikenakan biaya sebesar Rp. 0 atau dengan kata lain gratis. Sedangkan, bagi yang ingin melangsunhkan pernikahan di luar KUA itu dikenakan biaya sebesar Rp. 600.000,” tambahnya.
Cece mengatakan, hal yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah ketika pelaksanaan pernikahan di luar KUA harus mengeluarkan biaya lebih dari Rp. 600.000 menurut Cece hal tersebut diluar ketentuan KUA.
“Dan yang perlu diketahui oleh masyarakat adalah ketika melangsungkan pernikahan di luar KUA, ternyata masyarakat mengeluarkan biaya lebih dari Rp. 600.000 hal tersebut bukan ketentuan dari kemenag.,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang ingin melaksanakan pernikahan tanpa mengeluarkan biaya lebih, masyarakat tinggal mengurusnya sendiri ke kantor urusan agama setempat. Terkecuali, apabila masyarakat tersebut mempunyai halangan sehingga tidak bisa mengurusnya, masyarakat terpaksa menggunakan jasa pihak lain yang otomatis mengeluarkan biaya tambahan. Namun, Cece menegaskan, biaya tambahan tersebut di luar ketentuan kemenag.
“Bagi masyarakat yang ingin menikah dengan gratis, silahkan datang ke KUA setempat. Ketika tidak bisa datang ke KUA karena suatu kesibukan atau masyarakat memiliki keinginan sendiri menikah diluar KUA, silahkan saja. Tapi, ketika masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih, kami tegaskan itu diluar ketentuan kami. Karena mau tidak mau masyarakat pasti mengeluarkan biaya lebih ketika melibatkan pihak ketiga,” pungkasnya.***
Reporter: Iqbal

Facebook Comments Box
Baca Juga  Pandemik Corona, Desa Citimun Sumedang Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Bupati Minta ASN di Sumedang Harus Berakhlaq Mulia

6 Desember 2021 - 18:26 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Trending di SUMEDANG