Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 17 Apr 2012 20:36 WIB ·

Introgasi Wartawan, Kapolres Sumedang Ditegur Mabes

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

EGY PELANTIKAN HAMIDA: Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

JAKARTA—Hampir seluruh awak redaksi harian Sumedang Ekspres, mulai dari general manager, pemimpin redaksi hingga office boy (OB) digelandang ke Mapolres Sumedang, Selasa (17/4) sore.

Mereka diperiksa, lantaran polres setempat berang oleh kliping koran tersebut yang memuat berita dengan tajuk ‘’ Oknum Polisi Ngamuk’’. Kliping  jumbo yang ditempel pada mobil hias pada karnaval memperingati hari jadi Kota Sumedang itu dianggap menghina institusi polri.

‘’Usai karnaval kami semua  sekitar sepuluh orang diperiksa di Mapolres (Sumedang),’’ ujar Suherman, General Manager, Sumedang Ekspres kepada JPNN, Selasa (17/4) siang.

Suherman menambahkan, peristiwa ini bermula saat dirinya dan kawan-kawan mengikuti pawai karnaval dalam rangka hari ulang tahun Kota Sumedang, Jawa Barat, Selasa, siang. Dalam mobil hias tersebut pihaknya memajang beberapa lembar halaman koran edisi 4 April yang dicetak dalam ukuran besar.

Baca Juga  Dalam Sehari Empat Warga Sumedang Wafat

Salah satu halaman tampilan koran itulah yang memuat berita yang mengulas kekerasan yang dilakukan oknum polisi dengan judul ‘’Oknum Polisi Ngamuk’’.

‘’Pas mau pulang (dari karnaval) mereka (polres) tidak terima, lalu mereka membawa kami ke Mapolres,’’ imbuhnya.

Usai diperiksa, karyawan dan awak redaksi anak perusahaan Jawa Pos Group ini diizinkan pulang. ‘’Tadi kami sempat minta maaf, tapi mereka (penyidik) tidak mau,’’ imbuhnya.

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Saud Usman Nasution, langsung memberikan teguran kepada kapolres Sumedang AKBP Eka Satria Bakti. Menurutnya, kapolres harus mematuhi UU pers untuk menangani sengketa yang bersumber dari pemberitaan media.

Baca Juga  Buruh Sumedang Tolak UU Nomor 11 Tahun 2020, Dianggap Tidak Berpihak pada Buruh

‘’Tidak ada penangkapan apalagi yang ditahan. Tadi sudah saya arahkan langsung  kapolresnya untuk pedomani MoU kapolri dan ketua Dewan Pers,’’ ujar Saud Usman kepada JPNN, Selasa (17/4) malam.

Seperti diketahui, sebelumnya kapolri telah menginstruksikan setiap sengketa pers harus melewati mekanisme penanganan melalui Dewan Pers. Dimana pihak yang merasa dirugikan harus melayangkan aduan ke Dewan Pers.

Nantinya dewan pers akan meneliti sebelum memutuskan apakah kasus tersebut merupakan sengketa atau merupakan pidana yang harus ditangani polisi.

‘’Atas kesalahpahaman ini  saya minta maaf sehingga kedepan tidak terulang lagi hal seperti ini,’’ imbuhnya.(zul/jpnn)

sumber:  jpnn.com
Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

Sambil Menangis Yana ‘Cadas Pangeran’ Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat

22 November 2021 - 12:15 WIB

Yana Supriatna, saat menyampaikan permohonan maaf di Mapolres Sumedang. Senin, 22 November 2021.

Heboh Kebohongan Yana Cadas Pangeran, Kini Dia Terancam Tiga Tahun Bui

22 November 2021 - 11:59 WIB

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago
Trending di SUMEDANG