Tanggul Jebol Ratusan Rumah Terendam

Pemotor melintas di kubangan cileuncang.
Pemotor melintas di kubangan cileuncang.

CIMANGGUNG – Ratusan rumah di Desa Cihanjuang dan Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung kembali kebanjiran akibat tanggul Sungai Cimande jebol, Selasa (16/4). Sampai pukul 17.39 sebanyak 156 rumah atau 214 kepala keluarga (KK) terendam. Meskipun terendam, tapi warga tidak mengungsi karena memang sudah terbiasa menghadapi banjir.

Kepala Desa Cihanjuang Yuyus Yusuf mengatakan tanggul yang jebol itu sepanjang 3,5 meter jebol di Desa Sindanggalih. Dampaknya warga di Desa Cihanjuang terendam.

Baca Juga  NURDIN: YANG BIKIN KISRUH PSSI, JANGAN IKUT CAMPUR TANGAN

“Sebenarnya tanggul yang jebol itu bukan berada di wilayah desa kami tetapi ada di desa lain,”jalasnya.

Sebenarnya tanggul jebol itu sudah tiga kali terjadi setiap hujan besar. Dengan kondisi ini sebenarnya warga Desa Sindanggalih dan Cimanggung sudah melakukan kerja bakti untuk membuat atau memperbaiki tanggul.

“Warga kami menjadi menderita akibat tanggul jebol yang ada di wilayah desa lain, bahkan secara pribadi saya keluarkan uang untuk perbaiki tanggul jebol agar saat banjir air tidak meluber dan masuk perkampungan warga, tetapi karena tanggul itu tidak bisa menahan air saat hujan besar akhirnya kembali jebol. Kami berharap agar tanggul itu segera di perbaiki oleh pihak pemerintah agar saat hujan besar warga tidak terkena banjir,” katanya.

Baca Juga  Rahmat: Launching Itu Tergesa-gesa

Salah seorang warga bernama Otong (48) tinggal di Kampung Bunter, Desa Sukadana mengaku ketika banjir datang warga menjadi terganggu, penyebabnya banjir sendiri karena luapan air dari kali Cimande. Meskpun sering terjadi banjir di wilah itu tetapi pemerintah sendiri tidak pernah memperhatikan bagaimana langkah cara mengatasi banjir.

Baca Juga  Pembagian Hadiah Koran Sekolah Sumeks~Indosat

“Harusnya pemerintah Kabupaten Sumedang mencontoh Pemkab Bandung. Begitu banjir ya sungai dikeruk soalnya setelah dikeruk jarang sekali banjir. Tetapi banjir yang kali ini datang akibat hujan tadi malam sangat besar dan yang saya dengar ada tanggung yang jebol,”Jelas Otong kepada Jatinangor Ekspres, Selasa (16/4). (kos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK