Banggar DPRD Sumedang Studi Banding ke Gresik

Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid
Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid
SEBANYAK 22 Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumedang sejak Kamis (29/9) melakukan studi banding ke Kabupaten Gresik untuk tujuan studi komparasi pembahasan P-RAPBD atau lazim disebut PAK (perubahan anggaran dan keuangan) 2014.
Anggota DPRD Sumedang, Bagus Noorochmat menyebutkan kedatangan mereka ke Gresik untuk belajar mengenai pembahasan Perubahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-RAPBD) 2014.
“Karena kami tahu Kabupaten Gresik telah lebih awal menetapkannya,” kata Bagus seperti dilansir surabayapagi.
Selain itu mereka juga ingin mengetahui korelasi adanya perusahaan-perusahaan besar di Gresik terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik.
Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid, membenarkan penetapan P-RAPBD Gresik 2014 terbilang kilat jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Indonesia lainnya. Penetapannya sudah digedok sebelum anggota dewan periode 2009-2014 meninggalkan kursinya. Jadi tidak lagi menjadi beban para wakil rakyat yang baru dilantik.(***)
REPORTER
: Admin
EDITOR
: Admin
CREDIT FOTO
:
Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid
Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid
SEBANYAK 22 Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumedang sejak Kamis (29/9) melakukan studi banding ke Kabupaten Gresik untuk tujuan studi komparasi pembahasan P-RAPBD atau lazim disebut PAK (perubahan anggaran dan keuangan) 2014. Anggota DPRD Sumedang, Bagus Noorochmat menyebutkan kedatangan mereka ke Gresik untuk belajar mengenai pembahasan Perubahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-RAPBD) 2014. “Karena kami tahu Kabupaten Gresik telah lebih awal menetapkannya,” kata Bagus seperti dilansir surabayapagi. Selain itu mereka juga ingin mengetahui korelasi adanya perusahaan-perusahaan besar di Gresik terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Ketua DPRD Gresik Sementara Ir. H. Abdul Hamid, membenarkan penetapan P-RAPBD Gresik 2014 terbilang kilat jika dibandingkan dengan kabupaten/kota di Indonesia lainnya. Penetapannya sudah digedok sebelum anggota dewan periode 2009-2014 meninggalkan kursinya. Jadi tidak lagi menjadi beban para wakil rakyat yang baru dilantik.(***)
TERBIT
:

Baca Juga  SPESIALIS PENCURI BERAS, DICIDUK POLSEK DARMARAJA

Tinggalkan Balasan