Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 29 Desember 2016 - 23:40 WIB

Kang TB tunggu telepon Eka untuk tangani permasalahan Jatigede



SUMEDANGONLINE — Ajuan Pemda Sumedang terkait permasalahan yang terjadi akibat pembangunan Waduk Jatigede menurut Anggota DPR/MPR RI TB Hasanuddin, tidak rinci. Sehingga pihaknya berharap Pemda Sumedang dapat melakukan koordinasi dengan pihaknya.
“Kalau sudah ada tolong teleponlah, Pak gubernurnya atau Pak Eka (Bupati Sumedang) nya telepon ke saya. Mana yang diajukan telepon kepada saya, saya akan bawa. Karena kan saya bawa (laporan langsung) dari OTD Jatigede kan tidak boleh, kan secara akuntabilitasnya tidak benar, dan nanti pertanggungjawabannya bakal susah,” kata Kang TB Hasanuddin saat jumpa pers dengan wartawan di DPC PDI Perjuangan Sumedang, Kamis (29/12/2016).
Disinggung konon alas an tidak cairnya dana lantaran anggarannya tersedot oleh PON, menanggapi hal itu menurut TB jangan sangat pemerintah menunggu masyarakat kelaparan. “Kalau memang kesulitan, saya kan wakil rakyat di pusat. Ya mohon ke saya, kan ini juga dapil saya. Nanti saya ngomong di pusat, saya juga berani lapor ke Presiden,” tambahnya.
Ditanya wartawan apakah hal itu, lantaran minimnya komunikasi pihak Pemda Sumedang. “Mungkin, mungkin minim komunikasi. Saya mau focus dulu ke Jatigede karena itu bisa kelaparan loh,” ungkapnya.
Menurut Kang TB pihaknya terus menunggu dari dulu untuk diajak komunikasi pihak Pemda Sumedang untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi. “Dari dulu, pernah dua tiga kali lancar. Tetapi ada juga hambatan, ada effect keraguan karena adanya ketakutan diperiksa ini ini dan sebagainya. Ada hambatan psikologis juga, soal model pertanggungjawaban. Tapi menurut saya, hal itu nggak boleh jadi hambatan.”
“Jadi, ahir-ahir ini Bupati Sumedang juga kurang komunikasi, padahal saya welcome. Saya jadi anggota DPR ini kan karena didukung oleh rakyat, termasuk oleh saudara kita warga Jatigede.”
Menurut dia, yang paling krusial saat ini di Jatigede yakni sarana pendidikan dan kelangsungan hidup. Dia juga menceritakan, sewaktu Jatigede akan ditenggelamkan, telah disampaikan akan menimbulkan banyak masalah.
“Setiap menteri kan menyampaikan, oo kami bisa mengatasi dengan misalnya menurunkan kambing, o iya sapi juga bisa. O iya, menteri ini akan mengasi perumahan dari menteri PU. Kan itu membuat tenang presiden, (perencanaannya sudah) matang. Sudah ok, lalu ditutuplah. Nah, pertanyaannya sekarang yang direncanakan itu pada kemana?” . ***

Baca Juga  Permasalahan Jatigede, TB: Pemkab Sumedang Tak Bergerak
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Desa nunggak raskin, Perum Bulog: Bisa hambat penyaluran berikutnya

Pilihan Redaksi

Gunakan Becak Ratusan Simpatisan Antarkan ZA-Akur

Pilihan Redaksi

Bupati: Satu Orang Warga Sumedang Positif Virus Corona

Pilihan Redaksi

Ketua Bhayangkari Sumedang Bantu Warga Kurang Mampu

Pilihan Redaksi

Ditinggal Mudik, Rumah dan Kandang Sapi Ludes Terbakar
Kepala Lapas Sumedang bersama Forkopimda, BNPT, melaksanakan kegiatan Upacara Pembacaan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI oleh Napi Terorisme, bertempat di Lapas II B Sumedang. Kamis, (18/02/2021).

Pilihan Redaksi

Narapidana Terorisme di Lapas Kelas IIB Sumedang Nyatakan Kesetiaan pada NKRI

BISNIS

Warga Sirnagalih Pertanyakan Izin Tetangga Perusahaan Pakan Ternak

Pilihan Redaksi

Innalillahi, kakek tukang bebersih makam Ciater ditemukan wafat di dekat makam