Opini  

Kabaret Asal-Usul Penamaan Jalan Mayor Abdurahman & Sebelas April

 /SUMEDANGONLINE
Patung Kuda Renggong Samoja

Peristiwa Heroik Jalan Cadas Pangeran

PERISTIWA heroik ini diabadikan secara visual pada sebuah patung di pertengahan jalur Bandung-Sumedang. Peristiwa ini juga yang kini dijadikan nama jalan tersebut, yakni Jalan Cadas Pangeran.

Jadi, istilah Cadas Pangeran bagi sebagian kalangan mengartikan watak keras atau ‘cadas’ dari sang Pangeran Sumedang. Namun ada pula arti lainnya, yaitu daerah tersebut memang memiliki areal yang berbukit cadas. Bukit cadas itulah yang diubah menjadi bagian dari jalur yang membangun jalan Daendels tersebut. Pekerjaan itu lah yang merubah sebuah bukit Cadas yang berliku-liku dan terjam menjadi jalan Raya yang mendatangkan penderitaan hebat bagi rakyat Sumedang, yang direkrut menjadi pekerja paksa (rodi) dan memicu kemarahan Pangeran Kusumadinata IX selaku penguasa Sumedang.

Selain memprotes, Pangeran Kornel juga menantang Gubernur Daendels bertarung satu lawan satu. Pangeran Kornel berkata bahwa dirinya adalah selaku Adipati/Bupati Sumedang lebih berjuang dan berkorban sendiri daripada harus mengorbankan seluruh rakyat Sumedang. Mendengar hal tersebut, Daendels pun terpaksa merubah siasatnya. Daendels pun berjanji pada sang Pangeran bahwa tentara Zeni Belanda lah yang akan mengambil alih pekerjaan pembuatan jalan. Sedangkan rakyat Sumedang dipersiapkan untuk tenaga cadangan saja.

Namun, Daendels tengah bermuslihat. Beberapa hari kemudian, Gubernur yang sangat kejam dan oleh rakyat jawa dijuluki dengan ‘Mas Galak’ tersebut membawa ribuan pasukan Belanda dengan tujuan untuk menumpas perlawanan dari Pangeran Kornel dan rakyat Sumedang.

Rakyat Sumedang dibawah pimpinan Pangeran Kornel beserta segenap pembesar Sumedang lainnya melawan dengan gigih dan semangat juang yang tinggi tentang penindasan Belanda tersebut. Karena kekuatan Belanda yang tangguh dan kurangnya persenjataan dari rakyat sumedang itu sendiri, akhirnya pemberontakan Pangeran Kornel berhasil dikalahkan. Pangeran Kornel dan ratusan rakyat Sumedang gugur dibantai oleh pasukan Belanda. (Ditulis Ulang Kang Dedi Sumamiharja)

Halaman: 1 2 3 Lihat Semua
Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak