Home / OLAHRAGA / Pilihan Redaksi

Senin, 16 Juli 2018 - 14:50 WIB

Menpora Tegaskan Bahwa Zohri Dibiayai Kemenpora Melalui PPLP NTB



SUMEDANGONLINE, Jakarta: Menpora Imam Nahrawi nonton bareng (nobar) pertandingan Final Piala Dunia 2018 antara Perancis VS Kroasia, Minggu (15/7) malam di halaman Kantor Kemenpora. Pada acara nobar dan diskusi itu, Menpora bicara mengenai pelari muda Muhammad Zohri yang ternyata adalah jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Nusa Tenggara Barat (PPLP NTB) yang selama ini dibiayai Kemenpora.

 

Menpora menyampaikan bahwa kita patut bersyukur di saat euforia Piala Dunia muncul seorang anak muda Indonesia bisa mengemparkan dunia. Dia adalah Muhammad Zohri yang berhasil mengukir prestasi membanggakan sebagai juara di Kejuaraan Dunia Atletik 100 Meter U-20. “Ini menarik sekali bahwa sesungguhnya prestasi olahraga itu pasti akan menumbuhkan satu semangat kebersamaan untuk memiliki dan menjunjung rasa kebangsaan dan nasionalisme kita,” kata Menpora.

Baca Juga  Warga Sumedang Antusias Divaksin, Jumlah Vaksinnya Malah Terbatas

 

“Artinya Zohri menjadi salah satu alat pemersatu dari sebuah perbedaan. Dan saya berterima kasih kepada Zohri dengan segala kehebatannya. Kita akan terus mendorong  Zohri- Zohri baru di bumi kita ini sebagai alat pemersatu perbedaan,” ucapnya.

 

Ia melanjutkan, Zohri akan tiba di tanah air Selasa (17/7), dan kami mengajak ibu bapak sekalian untuk menyambut tentu dengan niat yang ikhlas untuk menyambut Zohri bersama teman-temannya yang sudah berjuang di Finlandia. Dan kita berharap bisa diterima oleh Presiden bersama juara dunia yang lain.  Menpora juga mengatakan keberhasilan Zohri ini merupakan sebuah proses perjalanan yang tidak mudah dan harus kita pahami secara utuh.

 

“Zohri itu sampai sekarang masih dibiayai oleh Kemenpora melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Nusa Tenggara Barat (PPLP NTB). Kemenpora ini punya 34 PPLP belum lagi Sekolah Olahraga Ragunan sebagai lembaga pelatihan untuk atlet Junior yang dibiayai oleh Kemenpora termasuk Zohri,” jelasnya.

Baca Juga  Ini Hasil Lengkap Pilkades Serentak di Kecamatan Darmaraja

 

Karena itu, lanjutnya, kita akan selalu hadir dan akan terus hadir sesuai dengan UU SKN yang mewajibkan pemerintah dalam hal ini Kemenpora bertanggung jawab terhadap prestasi pembinaan dan pengawasan cabang olahraga. “Makanya saya meminta kepada semua cabang olahraga wajibkan pembinaan, pembibitan dan kompetisi di usia muda. Kalau perlu usia di bawah 10 tahun itu lakukan kompetisi,” ucapnya. Nobar kali ini juga diisi dengan diskusi bersama narasumber Deputi I Bidang Games Operations INASGOC Harry Warganegara dan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari. (rep)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Ini tanggapan mantan Ketua KPU Sumedang terkait keinginan Partai Golkar

Pilihan Redaksi

Wow, Nasabah BRI ini dapat hadiah utama mobil

Pilihan Redaksi

Balap Sepeda Kawinkan Medali Emas, Ini Tanggapan Wabup Sumedang

JATINANGOR

Duh Miras Oplosan Kembali Renggut Korban Jiwa

Pilihan Redaksi

Hari Ini, Fenomena Siang Tanpa Bayangan

Pilihan Redaksi

Massa Aksi Bela Islam III dari Sumedang, masih mencari bus

Pilihan Redaksi

Nenek 75 Tahun Ditemukan Meninggal dalam Posisi Sujud

PENDIDIKAN

Anggota DPR RI Ini, Tekankan Pelajar Kudu Memiliki Komitmen