Menu

Mode Gelap

ARSIP · 29 Mei 2010 09:16 WIB ·

Malam Pentas Peduli Sumedang

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian

IWAN RAHMAT/SO RESMIKAN RUMAH AMAN SIMPATI ADHYAKSA: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Bupati Sumedang, Gubernur Jawa Barat, Popong O.J, UU Tarmana

“Seorang Pemimpin untuk mengasihi dan mencitai masyarakatnya” Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang Don Murdhono, ditengah – tengah sambutannya dalam rangka Malam Pentas Peduli Sumedang, Jumat (28/05) di Gedung Negara Kabupaten Sumedang.Rangkaian sambutan sebelumnya menyebutkan bahwa Mahkota Binokasih merupakan sebuah lambang tertinggi seorang raja (sebuah pemerintahan), yang diperuntukan untuk wangsit Siliwangi.

Malam pentas peduli yang digagas oleh Masyarakat Peduli Sumedang yang dipimpin Acil Bimbo, diisi berbagai kesenian khas sunda seperti Cianjuran yang mengahadirkan aktris – aktris ternama Ibu Kota seperti Acil Bimbo, Paramitha Rusady, Ully Harry Sigar Rusyadi, Neneng Dinar, Neneng Fitri, Ceu Enah Sukaenah, Ujang Bejo, Kang Soni, dll. Juga dihadiri Gubernur Jawa Barat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H Uu Tarmana, Anggota DPR RI Eldie, Jajaran Kabareskrim, Polri, Dinas Instansi yang ada di Sumedang, serta masyarakat dan tokoh budayawan di Sumedang.

Baca Juga  Nagreg Macet, Pedagang Erbis Laris

Don menuturkan, jika di Cianjur, ada Cianjuran maka di Sumedang ada Kasumedangan, yang tidak hanya sebuah kesenian tetapi sudah merupakan prilaku.

“Tapi klo ada yang menyebut Cianjuran, disini juga ada Kasumedangan. Kasumedangan tidak hanya sebuah nyanyian tapi merupakan prilaku. Prilaku orang – orang Sumedang yang sudah terkenal bagus”Tutur Don.

Sementara Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengungkapkan hikmah besar dari Sebuah milangkala adalah mengingat masa kebelakang untuk memandang kedepan yang lebih baik.

“Sebuah Milangkala adalah mengingat masa kebelakang untuk memandang kedepan yang lebih baik. itu sesungguh hikmah besar atau pelajaran besar dari sebuah milangkala” Tuturnya.

Lebih lanjut Gubernur, mengungkapkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa-bangsa berjiwa petualang. Penemuan kawasan – kawasan baru merupakan dari sebuah petualangan. Semangat kepeteluangan berada diluar, namun semangatnya kembali untuk membangun daerahnya. Dia mencontohkan di Sidney ada 16.000 orang Indonesia, dan hampir 10.000 merupakan orang jawa barat.

Baca Juga  Dinas Pertanian Latih Tenaga Lapangan

“Klo disini lebih sejahtera, lebih mudah hidup, anak – anak lebih berpendidikan tinggi, Akidah budaya tidak hilang, kenapa kita tidak berekspansi seni budaya sunda kesana.”Ujarnya ketika ada ditengah-tengah masayarakat Australia. Dia juga mengharapkan budaya Sunda ada dimana – mana, dengan jiwa petualangan tersebut.

Acara yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dan berakhir pada pukul 23.00 WIB, dipandu oleh MC Aom Kusman dan Teh Aci. Berhasil melelang sebuah lukisan bertemakan “Cadas Pangeran”, senilai Rp 30jt yang dimenangkan oleh Dikdik.

“haturnuhun ka warga sumedang, sing sanaos abdi anu panungtung abdi anu kenging ieu lukisan, tapi sadayana anu terbesar dari bapak bupati, untuk ini demi kecintaan saya pada Sumedang. lukisan ini saya titipkan di Polres Sumedang”Ujarnya Dikdik Bangga.

Hasil penjualan lukisan tersebut akan dipergunakan untuk merenovasi  Makam Pangeran Santri, yang kondisinya saat ini memprihatinkan. Sebagai bentuk terimakasihnya nama – nama donatur akan dicatat dalam Piagam Penghargaan dan Prasasti.**(SO1)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 142 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP