Home / KESEHATAN / Pilihan Redaksi

Senin, 5 Agustus 2019 - 14:21 WIB

Lama Listrik Padam, PMI Selamatkan Darah Pakai Kulkas



SUMEDANG.ONLINE, KOTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Sumedang terpaksa menggunakan lemari pendingin kecil untuk menyelamatkan stock darah. Hal itu terjadi saat pemadaman listrik serentak yang berlangsung sejak pukul 11.48 pada Minggu, 4 Agustus 2019 hingga hampir pergantian hari.

Kepala Markas PMI Sumedang, Dedi Setiadi, membenarkan kejadian tersebut. Alasannya kata dia, pihaknya tidak bisa menggunakan genset kecik untuk arus listrik pada coolroom yang berkapasitas 3Pas atau sekira 8.000 Watt.

“Dengan pemadaman listrik ini bagi PMI yang terdampak adalah pengamanan stock darah. Karena coolroom yang kita gunakan itu menggunakan tiga pas, kurang lebih 8 ribu watt. Dan itu dengan genset biasa, tidak bisa dipakai. Jadi dengan sangat terpaksa untuk sementara kita amankan di lemari pendingin yang kecil, ya walaupun volumenya padat tapi ya untuk mengamankan persediaan darah itu terpaksa kami lakukan,” ungkap Dedi saat dihubungi Reporter Sumedang Online, Uya Suhaya di ruang kerjanya, Senin, 5 Agustus 2019.

Baca Juga  Dibongkar PT Horison, Siswa SD Tenjonagara Numpang Kebelet di Kamar Mandi Warga

Menurut Dedi, hal itu PMI lakukan agar sel darah tidak rusak akibat naiknya suhu ruangan. Saat pemadaman berlangsung suhu di coolroom sudah naik antara 7-22 derajat dan jika darah dibiarkan dalam suhu tersebut berisiko tinggi.

“Karena darah itu harus ada pada temperatur maksimum 7 derajat. Jadi kita simpan pada ruangan yang berpendingin antara 2 sampai 4 derajat. Makanya, kemarin kita gunakan lemari lemari kulkas yang ada, yang kecil, terpaksa kita gunakan itu,” tandasnya.

Baca Juga  Ketib Akan Dijadikan Area Skatepark, Ketua Perses Sumedang: Kami Menolak Keras

Pihak PMI berharap agar tidak ada lagi pemadaman listrik dalam jangka waktu lama. Karena selama ini pihaknya belum memiliki kapasitas genset yang besar.

“Harapan kami sekarang ini, karena memang PMI belum mampu untuk membeli alat genset yang memiliki kapasitas yang besar, diharapkan ya tidak ada pemadaman. Karena memang kita mengutamakan kebutuhan darah bagi masyarakat,” pungkas Dedi. [Uya Suhaya]

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Selamat Pemprov Jabar terima Lima sertifikat Warisan Budaya Tak Benda
Simulasi dan pengecekan MPP dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, Sekretaris Daerah Herman Suryatman, Asisten Administrasi Nasam, Staff Ahli Bidang Pemerintahan Agus Suherman beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Sabtu, 6 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

Mulai 9 Juni, Mall Pelyanan Publik Sumedang Kembali Dibuka

Pilihan Redaksi

Jadi Bupati Sumedang, Dony Otomatis Jadi Dewan Pembina Organda

OLAHRAGA

Pemuda Harus Bergerak Atasi Darurat Sampah

JATINANGOR

ZA : kantor Kecamatan Jatinangor tak layak

Pilihan Redaksi

Begini Konsep Forum Skill Development Center Sumedang

OLAHRAGA

Tandang ke Bekasi, Perses Sumedang Bawa 18 Pemain

BISNIS

Sumedang Luncurkan Aplikasi Pasar Pintar, Harga Produk Sesuai Pelapak