Home / FEATURE & OPINI / Pilihan Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 - 09:17 WIB

Sosialisasi Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online (Sipedo) BLK Sumedang



UNTUK mewujudkan kepemerintahan yang baik dan meningkatkan kualitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan, terutama terkait dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Kabupaten Sumedang, UPTD Balai Pelatihan Kerja (BLK) telah menyelenggarakan program dan kegiatan setiap tahunnya. Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi merupakan salah satu tugas dan fungsi dari BLK dalam rangka meningkatkan skill (kemampuan), baik itu untuk yang belum sama sekali mempunyai pengalaman di dunia kerja maupun yang sudah mempunyai pengalaman atau sudah menjadi karyawan.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membantu para calon pencari kerja mudah mendapatkan pekerjaan dengan sertifikasi yang dikeluarkan oleh BLK setelah selesai mengikuti program pelatihan. Selain itu juga dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi dapat mendongkrak tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi (pro growth), guna menurunkan tingkat kemiskinan (pro poor) dan menciptakan kesempatan kerja (pro job).

Terkait dengan Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi, UPTD Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang berperan dalam proses perekrutan calon peserta pelatihan dari masyarakat masih dilakukan secara manual. Setelah proses perekrutan calon peserta pelatihan dinyatakan valid, maka masyarakat yang mendaftar berhak mengikuti pelatihan berbasis kompetensi sesuai dengan program pemerintah.

Area permasalahan yang terjadi dalam Penyelenggaraan Pelatihan Berbasis Kompetensi tersebut diantaranya adalah : Penyelenggaraan pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi pendaftarannya masih manual, yaitu dengan cara masyarakat datang ke UPTD Balai Pelatihan Kerja atau pihak UPTD Balai Pelatihan Kerja yang mendatangi masyarakat, Belum adanya Sistem Informasi database pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi yang dapat diakses oleh masyarakat dan dunia industri dengan mudah dan Kurang tersosialisasikannya Program dan kegiatan Pelatihan di UPTD BLK secara menyeluruh kepada masyarakat, sehingga mengakibatkan kurang tepatnya sasaran calon peserta pelatihan.

Baca Juga  Butuh Dana Rp1,5 Juta untuk Memindahkan Satu Makam Terendam Jatigede

Irma Dewi Agustin, S.IP., M.Si., selaku Kepala UPTD Balai Pelatihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumedang dan sekaligus selaku peserta Diklatpim Tk. IV, membuat suatu terobosan baru berupa inovasi berbentuk Aplikasi dalam Proyek Perubahan yang bernama Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online (SIPEDO).

Pada hari Kamis, 12 September 2019 diadakan Sosialisasi SIPEDO di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Sosialisasi tersebut dibuka oleh Drs. H. Asep Sudrajat, selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang.

Pada kesempatan itu disampaikan oleh Irma, bahwa SIPEDO merupakan Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online (SIPEDO) pada UPTD Balai Pelatihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumedang merupakan suatu sistem informasi penyelenggaraan pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi dalam rangka membantu para calon pencari kerja mudah mendapatkan pekerjaan dengan sertifikasi yang dikeluarkan oleh BLK dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi setelah selesai mengikuti program pelatihan.

Sistem ini dibuat dengan tahap awal yaitu dengan merubah sistem manual menjadi online terkait program/kegiatan, kejuruan yang ada, sarana prasarana, serta jadwal kegiatan pelatihan, proses pendaftaran calon peserta pelatihan, proses laporan peserta pelatihan kerja dan proses rekomendasi untuk penerimaan calon Peserta pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi.

Baca Juga  Jatigede, Nurdin: KBM, jangan sampai bubar

Ini merupakan langkah awal untuk menjawab tantangan teknologi dalam penyelenggaraan pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, tandas Irma. SIPEDO ini terbangun atas kerjasama dan dukungan dari Stakeholder Internal (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang) dan Stakeholder Eksternal (Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bandung pada Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Bupati/Wakil Bupati Sumedang, DPRD Kabupaten Sumedang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Bappppeda Kabupaten Sumedang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumedang, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang, Akademisi YPSA Sebelas April Sumedang, Programmer/IT, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Sumedang, para Camat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, Ketua APDESI Kabupaten Sumedang, Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten Sumedang, Forum Bursa Kerja Khusus Kabupaten Sumedang, Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Sumedang dan KADIN Kabupaten Sumedang).

“Alhamdulillah banyak sekali dukungan atas terbangunnya Aplikasi SIPEDO ini, ada 64 orang Stakeholder yang mendukung dan mudah-mudahan ini dapat bermanfaat untuk penyelenggaraan pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi,” tegas Irma.

Harapannya, dengan terbangunnya SIPEDO ini dapat mempermudah dan mempercepat akses bagi masyarakat dan dunia industri yang memerlukan infomasi pelatihan kerja berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat, uji kompetensi/sertifikasi kompetensi. (rls/iwan rahmat)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Ilustrasi menatap laptop terlalu lama

FEATURE & OPINI

Bahaya Juga Keseringan Tatap Layar Laptop dan Ponsel Terlalu Lama, Begini Anjuran Mencegahnya

Pilihan Redaksi

Tepat Pukul 8.28 PKS Sumedang Daftarkan Bacalegnya, Bidik 10 Kursi DPRD

Pilihan Redaksi

Keberadaannya Disoal, Ketua PPDI Sumedang Lebih Memilih Diam Dulu
Kepala Desa Margalaksana Kabupaten Sumedang, Andre Y Mohtar

Pilihan Redaksi

Kades Minta Warga Tak Terima Bantuan untuk Legowo

Pilihan Redaksi

Dua Pelajar Ini Terima Sepeda dari Bupati Sumedang

FEATURE & OPINI

Sambel Kanjeng Pangeran, Maknyos

Pilihan Redaksi

Ade Irawan Jadi Korbinda Golkar, Dapil SMS

Pilihan Redaksi

Dony Siap Maraton Realisasikan Janji Politik