Dewan, Pertanyakan Bantuan Fasilitas Pendidikan Harga Miliaran

SUMEDANG.ONLINE – Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, menyoroti soal bantuan fasilitas pendidikan (sabak, smart playing dan command centre) ke sejumlah sekolah di Sumedang.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, Mulya Suryadi mengaku bantuan fasilitas pendidikan tersebut harganya mahal tapi kurang bermanfaat.

Pemanfaat bantuan sabak tersebut, kata Mulya, diantaranya untuk sebanyak 211 SD di Sumedang Rp 30 M, artinya Rp 142 juta/sekolah.

Baca Juga  Zaenal-Asep Tetap Harus Berjuang, Widodo Ajak Masyarakat Disiplin

Ada lagi, bantuan smart playing table Rp 27,5 M untuk 248 TK/Paud yang berarti Rp 110,8 juta/sekolah

“Kemudian, ada lagi bantuan alat command centre Rp 13,5 M untuk 54 SMP atau Rp 250 juta/SMP jumlah Rp 13.5 miliar,” katanya kepada wartawan, Senin 2 Desember 2019.

Baca Juga  Politictainment Akankah Memiliki Efek di Sumedang?

Dikatakan, DPRD pernah mempertanyakan hal tersebut ke Dinas sumedangonline.com/tag/pendidikan/”>Pendidikan terkait kemanfaatan dari alat tersebut.

Menurutnya, apakah siswa di Kabupaten Sumedang sudah siap atau belum memanfaatkan alat itu?.

Berkaca dari itu, artinya pemetaan dari dinas pendidikan di kabupaten dan provinsi tampaknya tak jelas.

Baca Juga  Paguyuban Pasundan bangga ada televisi mengangkat Budaya Sunda

“Masih beruntung bagi siswa di sekolah kawasan perkotaan. Tapi, bagaimana dengan siswa yang ada di pinggiran Sumedang yang memang komputer pun disana belum lengkap?,” ujarnya.

Menurutnya, tak ada sinkronisasi antara kebutuhan di sekolah dengan jenis bantuan itu. (IWAN)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK