Home / SUMEDANG

Selasa, 14 Juli 2020 - 18:09 WIB

Kuota non-DTKS Kabupaten Sumedang Berkurang, Wabup: Dialihkan Jadi Penerima Banprov

Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan menyerhakan secara simbolis terhadap 3 dari 477 Kepala Keluarag penerima Bantuan Sosial (Bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Sumedang Tahap II di Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan. Selasa, 14 Juli 2020.

HUMAS SETDA SUMEDANG SERAHKAN BANTUAN: Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan menyerhakan secara simbolis terhadap 3 dari 477 Kepala Keluarag penerima Bantuan Sosial (Bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Sumedang Tahap II di Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan. Selasa, 14 Juli 2020.


SUMEDANG, SO — Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan menyerhakan secara simbolis terhadap 3 dari 477 Kepala Keluarag penerima Bantuan Sosial (Bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten Sumedang Tahap II di Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan. Selasa, 14 Juli 2020.

Berdasarkan laporkan, penyaluran bansos JPS kabupaten tahap II di desa Haurgombong awalnya hanya mendapatkan jatah 25 KK. Namun berkat aplikasi Ma Uneh, jumlah penerima bantuan ada penambahan 452 KK.

Baca Juga  Kodim 0610/Sumedang Lakukan Serbuan Vaksinasi untuk Karyawan Kahatex

Secara keseluruhan jumlah warga desa Haurgombong 2200 KK. Dari jumlah tersebut, warga yang sudah mendapatkan bantuan dari PKH, BPNT, dan Banprov kurang lebih sekitar 57 persen atau sekitar 1.310 KK.

“Jumlah penerima bansos dari APBD kabupaten non-DTKS untuk tahap II mengalami penurunan, dari 15 ribu KK, berkurang menjadi 8.939 KK dikarenakan sebagian sudah dialihkan menjadi penerima bantuan provinsi Jawa Barat,” jelas Erwan.

Dikatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terhadap warganya yang terdampak ekonomi akibat covid-19. Dengan adanya bantuan ini, ia berharap kepada masyarakat penerima bantuan agar dapat menggunakannya dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga  Ini Antusiasme Warga Karangpakuan di Pilkades Serentak

“Jangan dilihat besar kecilnya, tapi manfaat sebaik mungkin, untuk kebutuhan sehari hari besok lusa juga akan habis. Oleh karena itu, jadikan modal usaha sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup selanjutnya dan kedepannya mereka bisa mandiri,” ungkapnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Ribuan Pelajar SMPN 1 Sumedang Gelar Salat Istisqo

Pilihan Redaksi

Camat Pamulihan Launching Kartar Si Kabayan

SUMEDANG

Kelurahan Cipameungpeuk Sumedang Utara Bidik Target PBB Hingga 100 Persen
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santoso, saat sosialisai memakai masker di tempat wisata di Lokasi Wisata Tanjung Duriat. 9 Januari 2021.

Pilihan Redaksi

Selama Penerapan PPKM Darurat, Tempat Wisata di Sumedang Ditutup Sementara

Pilihan Redaksi

Duh, Investor Abal-Abal Janjikan Perbaikan Jalan Lingkungan

Pilihan Redaksi

Sumedang Gelar Apel Siaga Bencana
Tim Penggerak (TP) PKK Desa Cimuja, Kecamatan, Cimalaka, Kabupaten Sumedang, rutin membagikan nasi bungkus untuk warganya yang terkena dampak Covid-19. Terutama mereka penyandang disabilitas, dan orangtua jompo.

SUMEDANG

TP PKK Desa Cimuja Rutin Bagikan Nasi Bungkus
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang memberikan sikap resmi saat melakukan audensi dengan anggota DPRD Sumedang. Kamis, 9 Juli 2020. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Pilihan Redaksi

MUI Sumedang Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila