Menu

Mode Gelap

KESEHATAN · 15 Jan 2020 21:34 WIB ·

2023, Sumedang Bidik Turunkan Angka Stunting Hingga 17 Persen

REPORTER: REDAKSI | EDITOR: REDAKSI

BUPATI ACARA STUNTING:

SUMEDANG.ONLINE Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir menargetkan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumedang hingga 17 persen pada 2023. Dan sebanyak 26 persen pada tahun 2020 ini.

Hal itu dikatakan Bupati saat memberikan arahan pada acara Rembug Stunting di Kabupaten Sumedang Tahun 2020, di Gedung Negara, Rabu (25/1/2020).

Sebagai informasi angka stunting di Kabupaten Sumedang masih tinggi, bahkan di atas rerata Nasional dan Jawa Barat. Menurut data awal di Tahun 2018, berada di angka 32 persen. Sementara di Jawa Barat tercatat dikisaran 29,9 persen atau sebanyak 2,7 juta balita terkena stunting.

Menurut Bupati, angka 32 persen tersebut berarti dari 100 bayi di Sumedang, 32 orang mengalami stunting. “Masalah stunting harus menjadi masalah bersama semua jajaran pemerintahan dan pemerintah harus hadir untuk mengatasinya. Untuk mengatasi stunting ini, tentunya tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah. Tetapi kewajiban seluruh komponen. Karena pemerintah tidak akan ada artinya tanpa bantuan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan Rembug Stunting dipandang sangat strategis untuk memadukan seluruh komponen bersinergi dan berkomitmen bersama serta membulatkan niat dan tekad untuk menjadi bagian solusi mengatasi stunting di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga  Buruh Sumedang, Tolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja

“Untuk itulah konsep pembangunan yang dipakai adalah konsep pentahelix yang memuat lima unsur yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Jika kelima unsur ini bersatu insyaallah segala permasalahan apapun bisa kita atasi,” ungkapnya.

Ditambahkan Bupati, mengatasi stunting adalah bagian dari mewujudkan generasi yang kuat lahir dan batin. Apalagi menurut Bupati, investasi SDM akan menjadikan generasi emas pada Tahun 2025.

“Generasi emas ini harus dimulai dari SDM yang unggul dan berdaya saing. Mudah-mudahan stunting ini bisa kita atasi bersama dengan berbagai program dan kegiatan, baik dari pemerintah daerah maupun program dari komponen masyarakat lainnya,” ucap Bupati.

Bupati menyebutkan ada delapan aksi konvergensi stunting, aksi pertama adalah analisa situasi. Kedua, rencana kegiatan. Ketiga, rembug stunting. Keempat, Perbup tentang peran desa. Kelima, kader pembangunan manusia. Keenam, manajemen data. Ketujuh, pengukuran dan publikasi. Kedelapan, reviu kinerja tahunan.

Baca Juga  Jadi Bupati Sumedang, Dony Otomatis Jadi Dewan Pembina Organda

Dikatakan dia, ada 25 desa di Kabupaten Sumedang yang berisiko stunting dan ada 10 desa prioritas pencegahan stunting.

”Sepuluh desa prioritas pencegahan stunting di antaranya, Desa Ciawitali Kecamatan Buahdua. Desa Suriamedal Kecamatan Surian. Desa Cibungur Kecamatan Rancakalong. Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari. Desa Tanjungwangi Kecamatan Tanjungmedar. Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari. Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong. Desa Tanjungmedar Kecamatan Tanjungmedar. Desa Kamal Kecamatan Tanjungmedar. Desa Sukasirnarasa Kecamatan Rancakalong,” kata imbuhnya.

Dipaparkan Bupati, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah melaksanakan kesepakatan Rempug Stunting diantaranya, peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan lembaga non pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan stunting, serta peningkatan manajemen data cakupan intervensi program pencegahan dan penanggulangan stunting oleh perangkat daerah.

“Selain itu, pemerintah, lembaga non pemerintah dan masyarakat akan melaksanakan program dan kegiatan dengan prioritas kelompok sasaran berada di desa prioritas pencegahan dan penanggulangan stunting tahun 2020,” katanya. **HUMAS PEMDA**

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Bupati Sumedang Targetkan 4 Ribu Anak Tervaksin pada Februari 2022

11 Januari 2022 - 11:50 WIB

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat meninjau vaksinasi untuk Anak Usia 6-12 tahun di SD Islam Terpadu As-Samadani, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Selasa, 11 Januari 2022.

Sekda Sumedang: Target Stunting Dua Tahun ke Depan Dibawah Satu Digit

20 Desember 2021 - 17:35 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman saat memberikan keterangan pada wartawan usai Rakor Penyusunan Review Kinerja Intervensi Stunting 2021 di Sapphire City Park Sumedang, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Senin, 20 Desember 2021.

Dinkes Sumedang Sosialiasi Updaya Penurunan Angka Stunting

15 Desember 2021 - 18:33 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menggelar implementasi Gernas dan komitmen penurunan stunting bersama forum Baraya, di hotel Puri Khatulistiwa, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Waspada, Hipertensi Penyakit Tak Menular Tapi Penyebab Tertinggi Kematian di Indonesia

8 November 2021 - 12:16 WIB

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, H. Aan Sugandi saat foto bersama dengan para jurnalis. Senin, 8 November 2021.

Lima Minuman Menyehatkan Mampu Meningkatkan Metabolisme Tubuh

31 Oktober 2021 - 15:47 WIB

Minuman Sehat

Buka Festival Kopi Sumedang, Wabup: Bidik Ekspor ke Mancanegara

26 Oktober 2021 - 17:39 WIB

Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan berharap kopi Sumedang makin terkenal bahkan bisa ekspor ke Manca Negara. Hal itu dikatakan Erwan saat membuka Festival Sumedang ke-3 di Kawasan Induk Pusat Pemerintahan Setda Sumedang. Selasa, 26 Oktober 2021.
Trending di Pilihan Redaksi