Terkait Dileburnya Honorer Jadi P3K, Kadisdik Sumedang: Tunggu PP Lahir

SUMEDANG.ONLINE – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin, belum bisa menyikapi wacana akan dileburnya honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perikatan Kontrak (P3K) dia beralasan hal itu lantaran sejauh ini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang manajemen P3K.

”Dalam pelaksanaannya ini, implementasinya PNS ini dari Undang Undang sudah turun, ada turunnya ada PP tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil. Di PP Nomor 11, sedangkan PP yang mengatur tentang manajemen P3K belum sampai hari ini masih digodok oleh pemerintah pusat, sehingga kalau ditanya apakah daerah sudah menyikapi atau belum tentang tenaga honorer yang nanti dilebur dan harus menjadi pegawai P3K, tentu kami tidak bisa mendahului. Karena, PP yang mengaturnya saja belum ada, kira-kira begitu,” ujar Agus Wahidin pada wartawan termasuk reporter SUMEDANG ONLINE, Ahad, 26 Januari 2020.

Baca Juga  Gara Kopi, Si Oray Tewas Tergorok

Menurut pendapatnya, jika PP sudah lahir maka tentu semua Pemerintah Daerah se Indonesia harus taat. ”Tidak bisa menolak, kalau sudah diatur sama PP. Jadi UU ASN sudah, kemudian PP tentang Manajemen PNS, sudah. Cuman PP tentang manajemen P3K nya belum. Jadi kalau bereaksi kita mendahului,” imbuhnya.

Baca Juga  Ogi Imbau Peserta Pemilu yang belum Ambil APK Segera Mengambil di KPU Sumedang

Dikatakan dia, dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, telah jelas di atur dua jenis pegawai, yakni PNS dan P3K.

Baca Juga  Pemeritah Sumedang Akhirnya Memutuskan Pilkades Serentak Digelar 8 November

Sebelumnya Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengaku optimistis permasalahan tenaga honorer akan kelar pada 2021. Dikatakan dia, tenaga honorer nantinya tidak ada lagi di seluruh instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah. “Kita berikan toleransi sampai 2021 bagi honorer yang belum masuk PNS,” kata Tjahjo. ***IWAN RAHMAT***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK