Home / SUMEDANG

Selasa, 25 Februari 2020 - 13:48 WIB

Kampung Kaus Kaki Diluncurkan Bupati Sumedang



SUMEDANG.ONLINE – Kampung Kaus Kaki diluncurkan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Balai Desa Cikondang Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang, Selasa 25 Februari 2020.

Nana Mulyana, Ketua Gerakan Wirausaha Muda Desa (Garuda) Kabupaten Sumedang mengatakan, kampung kreatif ini dibangun didasari sebuah cita-cita.

Dikatkan, membangun kampung kreatif tersebut tidak mudah dan memerlukan strategi.

Mulai dari aspek pasar produksi, managemen agar tidak berkesan dibuat asal-asalan.

“Ini sebuah perjalanan dan membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Bersyukur terwujud, dan kami optimis kedepan Sumedang akan menjadi sentra kaos kaki,” ujarnya.

Ia berharap warga Sumedang menggunakan kaos kaki produk asli Sumedang agar berdaya saing.

Baca Juga  Warga Kelurahan Cipameungpeuk Tunggu Realisasi Bansos dari Daftar Susulan

Wakil Ketua DPRD Sumedang , Jajang Heryana akan mendorong peningkatan produksi lokal tersebut.

Bagaimana caranya tetap ada penerimaan pesanan terutama untuk kebutuhan masyarakat Sumedang.

Ia menuturkan, segmen pasar terbuka lebar mulai untuk anak sekolah, karyawan dan dinas instansi yang nantinya harus di arahkan oleh Pemerintah Daerah untuk memesan kaos kaki tersebut .

Hal itu, sebagai upaya meningkatkan potensi UMKM Sumedang.

“Kami berharap setelah ini sudah ditunjuk Desa Cikondang sebagai kampung kaos kaki, tiap rumah bisa menjadi pengelola atau ada home industri,” pungkas Jajang.

Baca Juga  Taufiq Gunawansyah Siap Maju jadi Calon Bupati Sumedang

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad munir mengapresiasiy karena itu realisasi visi Sumedang Simpati yakni Sumedang kreatif ekonominya.

Yakni, disetiap desa ada satu produk unggulan one Village One Produk.

“Mereka telah dilatih lalu disambungkan akses modalnya, juga dibantu melalui CSR Bank Jabar Banten (BJB) dan Pemda,” tegasnya.

Diharapkan dengan beroprasinya kampung kaos kaki ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

Sehingga, bisa mencukupi kebutuhan kaos kaki di Kabupaten Sumedang.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat Sumedang untuk menggunakan kaos kaki asli buatan Sumedang,” ujarnya. (Iwan)***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

74 Tahun Berkiprah, PMI Sumedang Dorong Ketersediaan Darah
Longsor Dusun Cilangah RT 06 RW 05, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan.

Pilihan Redaksi

Longsor Cilangah, Tutup Jalan Sumedang-Citengah

Pilihan Redaksi

[PANDEMIK CORONA] Peputaran Dana Bergulir di UPK Cimalaka Mulai Kena Dampak

Pilihan Redaksi

Ini Kronologis Mercy Z 1323 CU yang Terbakar di Depan Soto Bandung

Pilihan Redaksi

Anggaran Seret, Pemasangan PJU di Sumedang Tak Memenuhi Target
Petugas berhasil mengevakuasi jenazah Tarif yang diduga menghirup gas beracun di dalam sumur baru, Sabtu 21 November 2020

Pilihan Redaksi

Diduga Hirup Gas Beracun saat Buat Sumur, Ayah Meninggal Anaknya Selamat
PKBM Actual Sejahtera Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan penguatan kemitraan dengan DUDI dan Asosiasi UMKM dalam Program Kecakapan Wirausaha (PKW), Kamis 15 Oktober 2020.

SUMEDANG

Melalui PKW, PKBM Actual Sejahtera Cetak Siswa Jadi Wirausahawan
Rumah panggung milik Suryana, 50 tahun, di Dusun Cibeureum RT 02 RW 01 Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, ludes dilalap si jago merah sekira pukul 12.15. Kamis 07 Mei 2020.

SUMEDANG

Rumah Suryana di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar