Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 7 Februari 2020 - 14:38 WIB

Wasdal PKL, Satpol PP Sumedang Akan Libatkan Linmas



SUMEDANG.ONLINE, SATPOL PP (7/2/2020) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang akan melibatkan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dalam pengawasan dan pengendalian (Wasdal) Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Sumedang.

Wasdal untuk PKL tersebut menurut Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Sumedang, Dadi Kusnadi telah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2014.

“Konteks Wasdal ini, kita sebar anggota Satpol PP dan anggota Linmas untuk tahun 2020. Kenapa Linmas kita libatkan, karena kita ada pemberdayaan dari anggota Satlinmas agar dalam hal pelaksanaan Wasdal ada semacam chemistry. Ada semacam, istilahnya tidak hanya antara petugas dengan masyarakat, tapi libatkan masyarakat dengan masyarakat sehingga pendekatannya lebih bermasyarakat. Lebih kepada humanis,” ujar Dede pada wartawan termasuk Reporter SUMEDANG ONLINE, usai melakukan Wadal di Jalan Mayor Abdurrahman Sumedang, Jumat, 7 Februari 2020.

Baca Juga  2020, Kelurahan Talun Bakal Terima Bantuan 25 Rutilahu

Lanjut dia, ada sejumlah titik yang difokuskan untuk wasdal ini mulai dari Jalan Tampomas,  sekitaran Taman Kota Sumedang Tandang, Jalan 11 April, Panyingkiran, depan kampus UPI, dan dua lagi berada di Kecamatan Sumedang Selatan yakni di RSUD dan Alun-alun.

”Kenapa di Alun-alun ini kita Wasdal. Karena di Alun-alun ini pada waktu yang lalu, Alun-alun ini sering digunakan oleh para pedagang musiman. Alhamdulillah dengan Wasdal ini, sedikit demi sedikit kita edukasi. Sehingga alhamdulillah, tatkala Alun-alun sudah selesai direnovasi mudah-mudahan bisa menghalau bagi mereka yang akan memanfaatkan alun-alun itu untuk berjualan,” imbuhnya.

Bahkan dia berharap ke depannya, untuk Wasdal ini komposisi Linmas akan lebih besar daripada Satpol PP. “Karena Satpol PP itu sendiri masih banyak tugas, pokok dan fungsi yang harus diemban bukan hanya untuk Wasdal saja, tetapi peneggakan hukum ini perlu. Informasi hukum terkait peraturan daerah, patut kita kawal,” jelasnya.

Baca Juga  Imbas Disposal Cisumdawu, banjir tutup Jalan Rancakalong-Pamulihan

Apalagi diakui Dedi, untuk saat ini pihaknya belum bisa sepenuhnya untuk untuk melakukan penegakkan hukum, hanya sebatas persuasif yakni sifatnya mengembalikan suatu fungsi.

“Contoh trotoar, fungsinya untuk pejalan kaki, kita kembalikan fungsinya. Kemudian menjaga lingkungan agar tetap bersih, lalu lintas agar tetap lancar, masyarakat nyaman beraktifitas, kemudian masyarakat juga merasa tentram dalam konteks bertransaksi jual beli, seperti itu,” pungkasnya. *** IWAN RAHMAT ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto secara langsung memberikan bantuan paket sembako kepada abang becak di Taman Telor Kecamatan Sumedang Utara, Selasa 29 September 2020.

SUMEDANG

Polres-Kodim 0610, Bagikan 500 Paket Sembako ke Abang Becak dan Delman

SUMEDANG

Jabatan Kades Kian Diminati

Pilihan Redaksi

Ada Diantara Peserta Tari Umbul Kolosal Pingsan

Pilihan Redaksi

Ditinggal Tunggu Anaknya Sakit, Rumah Mak Edah Ludes Terbakar

Pilihan Redaksi

RMI-NU Sumedang gelar ngaji sejarah bareng
Batalyon Infantri Raider 301/PKS Sumedang membagikan masker, alat semprot. Selain itu mereka juga melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar wilayah Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Rabu, 15 April 2020.

SUMEDANG

#LawanCorona Yonif-R 301/PKS Gelar Baksos di Citimun Sumedang

Pilihan Redaksi

Panwaslu Kabupaten Sumedang Terus Optimalkan Pengawasan
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto (kanan) didampingi Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustopa, SE., M.Si. memimpin apel persiapan penyemprotan disinfektan di Sumedang kota, Sabtu malam 26 September 2020.

SUMEDANG

Polres Semprot Sumedang Kota dengan Disinfektan