Home / BISNIS

Selasa, 21 April 2020 - 22:53 WIB

Asosiasi UMKM Sumedang Buka Galeri dan Pujasera

Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sumedang kini telah memiliki galeri dan pusat jajanan serba ada di Jalan Tjut Njak Dien Nomor 50. Selasa 21 April 2020.

ASOSIASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KABUPATEN SUMEDANG KINI TELAH MEMILIKI GALERI DAN PUSAT JAJANAN SERBA ADA DI JALAN TJUT NJAK DIEN NOMOR 50. SELASA 21 APRIL 2020. ASOSIASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KABUPATEN SUMEDANG KINI TELAH MEMILIKI GALERI DAN PUSAT JAJANAN SERBA ADA DI JALAN TJUT NJAK DIEN NOMOR 50. SELASA 21 APRIL 2020.: Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sumedang kini telah memiliki galeri dan pusat jajanan serba ada di Jalan Tjut Njak Dien Nomor 50. Selasa 21 April 2020.


SUMEDANG – Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sumedang kini telah memiliki galeri dan pusat jajanan serba ada di Jalan Tjut Njak Dien Nomor 50. Selasa 21 April 2020.

Di galeri tersebut menyediakan berbagai makanan diantaranya olahan hanjeli mulai dari beras, opak, krupuk, sereal, teng-teng. Aneka kue basah, nasi box, nasi tumpeng, handycraft, ubi bakar Cilembu, keripik ubi, mi ayam Bangka, siwang, olahan tepung mocaf yang dibuat cookies, kerupuk,cemilan, dan olahan sorgum yang diolah menjadi beras, tepung, cookies, dan teng-teng.

“Ini adalah sebagai wadah kami para pelaku UMKM yang mempunyai produk ataupun yang berproduksi untuk sama-sama memasarkan dan menampung semua produk-produk yang kami produksi,” ujar Dewi salahseorang pelaku usaha yang mengisi galeri UMKM tersebut.

Baca Juga  Ega's Cafe Pilihan Muda Mudi yang Suka Nongkrong

Dia berharap keberadaan galeri tersebut bisa menjembatani antara pelaku industri UMKM dengan pasar. Sehingga tak hanya dikenal oleh pasar lokal tapi juga luar Sumedang.

Ketua Umum Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang, Titus Diah membenarkan keberadaan galeri UMKM tersebut untuk mewadahi para pengusaha dari golongan kecil dan menengah.

“Kami disini dari UMKM Sumedang, sudah mengadakan tenda dan beberapa gerobak untuk mewadahi para pengusaha kecil menengah untuk berusaha dengan makanan olahan. Disini juga ada gerai dari produksi makanan olahan, kerajinan dan lain sebagainya,” ujar Titus.

Baca Juga  Nurhasan Zaidi Sampaikan Aspirasi Masyarakat Majalengka tentang Penamaan Bandara

Keberadaan Pujasera itu pun dalam rangka persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang serta jelang Ramadan. “Agar mereka para pelaku usaha tetap bisa menjalankan usahanya. Dikarenakan kelumpuhan usaha yang total mereka tidak melakukan aktivitas dan tidak berusaha sebulan ke belakang,” jelasnya.

Meski demikian dibukanya Pujasera itupun tetap berpedoman pada surat edaran dan SOP yang telah ditentukan. “Semoga untuk para pelaku di usaha harus bertahan hidup, karena sampai saat ini juga belum ada bantuan dari pemerintah yakni PKL dan para pelaku usaha bahkan UMKM pun belum mendapatkan bantuan,” pungkas dia. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) angkatan ke-2 Tahun 2020 digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Menjahit pada Yayasan Mitra Bina Insani Mandiri, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor. Senin 21 September 2020.

BISNIS

32 Persen Lulusan BLK Komunitas Kejuruan Menjahit Yayasan Mitra Insani Jadi Wirausahawan

BISNIS

Indowisata Hotel School, Cetak SDM Khusus Kapal Pesiar

BISNIS

Traveloka Hadirkan Reward untuk Pelanggan Melalui Katalog Traveloka Poin

BISNIS

Prospek Jagung Menjanjikan

BISNIS

Asosiasi UMKM Sumedang Ajak Pelaku Usaha Berjualan di Pasar Kaget Jatigede Setiap Hari Minggu

BISNIS

Tembakau Tinggi 4,4 Meter, Ternyata Ada Di Darmaraja

BISNIS

Traveloka Tingkatkan Fasilitas Terminal Bus Guna Memberikan Kenyamanan Lebih pada Pemudik
Anggota DPRD Sumedang, Asep Kurnia dan Dudi Supardi saat melakukan kunjungan kerja ke perajin gerabah di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung. Kamis, 11 Juni 2020.

BISNIS

Dihadapan Dewan, Perajin Gerabah Sumedang Curhat Kesulitan Modal dan Alat