Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 2 April 2020 - 13:36 WIB

Hasil Rapid Test, Tujuh Positif Empat Diantaranya Tenaga Medis

Komisi III DPRD Sumedang, drg. H. Rahmat Juliadi, M.H. Kes.

KOMISI III DPRD SUMEDANG, DRG. H. RAHMAT JULIADI, M.H. KES. KOMISI III DPRD SUMEDANG, DRG. H. RAHMAT JULIADI, M.H. KES.: Komisi III DPRD Sumedang, drg. H. Rahmat Juliadi, M.H. Kes.


SUMEDANGONLINE, DPRD – Hasil Rapid Test tenaga kesehatan menunjukkan adanya Dua dokter, dan Dua perawat yang false positif. Sisanya menurut keterangan Komisi III DPRD Sumedang, drg. H. Rahmat Juliadi, M.H. Kes., berasal dari masyarakat umum.

“Saya sendiri turut prihatin karena empat diantaranya adalah tenaga kesehatan, temen-temen saya. Satu dokter di Buahdua, Satu dokter di RSUD, dan Dua orang perawat, yang lainnya masyarakat umum. Terus terang ini yang menjadi kehawatiran saya sejak awal, kenapa karena sudah akan dipastikan akses terhadap tes covid ini semakin besar, semakin banyak orang yang dites. Ini akan terjadi lonjakan yang cukup signifikan,” ungkap Rahmat saat dikonfirmasi SUMEDANG ONLINE melalui sambungan telepon, Kamis, 2 April 2020.

Baca Juga  Warga Cisarua ini Wafat Setelah Terjatuh dari Pohon Kelapa

Menurut Rahmat, sebenarnya kondisi ini tidak akan terjadi kalau sebelumnya telah dilakukan antisipasi. “Kalau sekarang sudah banyak. Bahkan Orang Dalam Risiko (ODR), sebetulnya tidak ada istilah itu, tapi kita tidak mempermasalahkan itu. Ini berpotensi menambah jumlah ODP, PDP dan Pasien Positif. Apalagi kalau kita buka terhadap hasil pemeriksaan test itu, lebih luas, maka berpotensi terjadi lonjakan pasien yang postif. Ini pun baru dilakukan di kalangan tenga kesehatan saja, kemarin sudah ada yang positif. Meskipun terus terang, ini belum benar-benar positif, false positif,” ungkapnya.

Masih false positif karena hasilnya masih menunggu dari test swab atau PCR. “Ini kan harus ditindaklanjuti, kita berharap mudah-mudahan hasil swab test nya tidak positif. Tapi ini kan sudah warning, saya menghawatirkan ini terjadi lonjakan yang cukup signifikan, karena sekarang mulai ada pemeriksaan tes, meskipun itu masih dengan menggunakan rapid test” tandas dia.

Baca Juga  DPRD Dorong Inspektorat Dalami Kasus PDAM Tirta Medal

Rahmat pun memberikan apresiasi terhadap Keberanian Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir yang telah menerapkan status Karantina Kewilayahan. Meskipun dilakukan secara parsial. “Saya memuji keberanian bupati yang sudah melakukan karantina kewilayahan, walaupun hanya parsial. Itu guna mengurangi jumlah orang Sumedang yang mudik ke Sumedang terutama mereka yang berasal dari zona merah. Karena kalau tidak dibendung data ini bisa 60-80 ribu orang Sumedang, mereka biasanya mudik saat mungguhan dan lebaran. Jadi kalau ini 15 ribu ini masih belum setengahnya,” ungkap dia.  *FITRI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Angka Keluarga Miskin di Ujungjaya Urutan ke-Sembilan

FEATURE & OPINI

BUKTI HTI CINTA INDONESIA

Pilihan Redaksi

Jarum pentul tertelan, Annisa butuh pertolongan dana operasi segera

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang Musnahkan Ribuan Botol Miras

Pilihan Redaksi

Ribuan Pelajar SMPN 1 Sumedang Gelar Salat Istisqo

PENDIDIKAN

Besok IGI Sumedang Gelar Workshop Kenalkan 6 Produk Kanal
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman

Pilihan Redaksi

Jelang Kurban, Kadis Peternakan: Pasar Hewan Ditutup, Pembelian Cukup Online

Pilihan Redaksi

Petir Sambar Pelancong Jatigede, Satu Dirujuk ke RSU Sumedang