Home / Nasional

Rabu, 8 April 2020 - 22:48 WIB

Ketat, Tak Gunakan Masker Penumpang KA Bakal Dilarang Naik



SUMEDANG.ONLINE, BANDUNG РPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menerapkan aturan ketat. Mereka mewajibkan penumpang untuk memakai masker di stasiun dan kereta api mulai 12 April 2020 mendatang.

“Bagi penumpang yang tidak mengenakan masker atau kain penutup mulut dan hidung dilarang naik kereta api dan tiket akan dikembalikan penuh,” ungkap Manajer Humas Daop 2, Noxy Citrea, Rabu (8/4).

Noxy menambahkan, aturan penumpang wajib pakai masker ini sejalan dengan kebijakan pemerintah sesuai rekomendasi WHO, yang mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga  #LawanCorona PT Telkom Indonesia Serahkan Alat SMR dan APD ke Korem 062/TN

Menjelang 12 April, kata Noxy, KAI mulai menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat melalui pengumuman di stasiun, di kereta, media sosial, dan berbagai media lainnya.

Noxy mengimbau kepada para penumpang untuk menjaga jarak baik saat di stasiun ataupun di atas kereta, sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir atau hand sanitizer, serta tunda perjalanan yang kurang penting dan tidak mendesak.

Baca Juga  Pesan Menpora di Anugerah Syiar Ramadhan 2018: Jadilah Contoh yang Baik

“Di stasiun telah tersedia wastafel portable, hand sanitizer dan pengaturan jarak saat di area antrian serta tempat duduk. Bahkan pengaturan jarak pun diterapkan di atas kereta dengan dibatasinya kapasitas penumpang hanya 50 persen dari total tempat duduk yang tersedia. Kami berharap agar penumpang dapat mematuhi aturan tersebut agar dapat mencegah penyebaran Covid 19 melalui moda transportasi kereta api,” pungkasnya. *JULI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

70 Relawan Jabar Sudah Tiba di Palu
Kapolres Jakbar beri keterangan terkait kasus penimbunan obat Covid di Kalideres.

Nasional

Kasus Dugaan Penimbunan Obat Covid-19, Polisi Periksa 21 Saksi

Nasional

Andre: Pak Presiden, Cabut izin RS jika menolak Pasien BPJS

Nasional

Ade Irawan Divonis 2 Tahun
Kemenag secara resmi menyerahkan sertifikasi halal vaksin Covid-19 Sinovac kepada PT Bio Farma.

Nasional

Vaksin Sinovac Resmi Dinyatakan Halal Setelah Bio Farma Terima Sertifikat dari Kemenag

Nasional

#PRAYACEH Sejumlah gempa kecil masih terjadi, warga tidur di luar

Nasional

Juni, FAM Galuh Ciamis Helat Kegiatan Literasi Kearifan Lokal

Nasional

Yonif Raider 301/PKS Bantu Pam Kunjungan Presiden RI