Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Pandemi Covid-19 Pengaruhi Omset Penjualan Bendera

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Fitriyani Gunawan
Sudah hampir seminggu. Nurdin pria asal Kabupaten Garut yang mencoba peruntungan di Kabupaten Sumedang dengan menjual bendera jelang Hari Kemerdekaan Ri, mengaku sepi akan pembeli.
Sudah hampir seminggu. Nurdin pria asal Kabupaten Garut yang mencoba peruntungan di Kabupaten Sumedang dengan menjual bendera jelang Hari Kemerdekaan Ri, mengaku sepi akan pembeli. | FOTO: Iwan Rahmat/SO

SUMEDANG, SO — Sudah hampir seminggu. Nurdin pria asal Kabupaten Garut yang mencoba peruntungan di Kabupaten Sumedang dengan menjual bendera jelang Hari Kemerdekaan Ri, mengaku sepi akan pembeli.

“Tahun ini penjualan bendera sangat menurun drastis bahkan dalam satu minggu sepuluh bendera saja sangat sulit laku terjual,” ujar Nurdin yang kesehariannya berjualan bendera di Seputaran Jalan Pangeran Kornel Sumedang. Kamis, 13 Agustus 2020.

Meski pekerjaan menjual bendera merah putih itu merupakan pekerjaan musiman, namun setidaknya dibanding dengan tahun sebelumnya tahun ini memang dirasa sangat sulit. “Sudah hampir enam tahun, dan Tahun ini dirasa sangat sulit sekali,” ucapnya.

Baca Juga  Babinsa Garda Terdepan Antisipasi Isu Meresahkan

Padahal biasanya dikatakan Nurdin, dua minggu Hari Kemerdekaan, dagangannya sudah laris terjual.

“Biasanya dalam dua minggu itu, bendera bisa habis terjual. Namun sekarang ya apa boleh buat. Kita tetap harus semangat,” tuturnya.

Baca Juga  Tingkatkan Minat Baca, Sumedang Launching Sake Sabu

Padahal selama tinggal di Sumedang dia harus mengontrak rumah, bersama empat teman lainnya yang berprofesi sama sebagai penjual bendera. “Semoga saja kedepanya jauh lebih baik omset penjualannya,” pungkas dia. ***

Tinggalkan Balasan