Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 8 Oktober 2020 - 21:52 WIB

Sikap DPRD Sumedang Dites Aliansi Mahasiswa Terkait UU Ciptaker

Aliansi mahasiswa Kabupaten Sumedang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Sumedang dan diterima langsung Ketua DPRD-nya, Kamis 8 Oktober 2020.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE AKSI MAHASISWA: Aliansi mahasiswa Kabupaten Sumedang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Sumedang dan diterima langsung Ketua DPRD-nya, Kamis 8 Oktober 2020.


KOTA, SUMEDANGONLINE — Aliansi mahasiswa Kabupaten Sumedang, Kamis 8 Oktober 2020, kembali mendatangi DPRD Kabupaten Sumedang. Mereka ingin tahu akan sikap para wakil rakyat itu, setuju atau tidak terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan menjadi UU.

“Apakah berani menyatakan sikap langsung dengan cara menandatangani dan dikirim langsung ke presiden Indonesia? Juga memperlihatkan transparansi bahwa DPRD Kabupaten Sumedang itu sangat menyatakan sikap secara langsung di publik,” kata Koordinator Aliansi Aksi Mahasiswa Sumedang, Atjeng Dea Fikry.

Atjeng menyatakan, awalnya, para anggota dewan di Sumedang itu, sempat tidak mau untuk menandatangi tuntutan yang disampaikan para aliansi mahasiswa di kota tahu ini.

Baca Juga  Ops Yustisi Penggunaan Masker di Cisitu, Empat Orang Diberi Teguran

“Tapi hasilnya, mereka menandatangani dan siap untuk mengirimkan surat itu langsung ke Presiden Indonesia,” ujarnya.

Terkait poin yang disampaikan, terkait RUU Ciptaker dari Pasal 15 terkait kebijakan otonom. Dari isinya, kata dia, akan ada penghapusan beberapa poin tentang kebijakan otonom. Khususnya di DPRD provinsi dan di DPRD.

“Otomtis DPRD Kabupaten Sumedang di sini, tentang kebijakannya secara kasar itu ditarik. Karena dijelaskan di RUU Cipta Kerja, bahwa adanya keterbatasan dalam poin-poin tersebut,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, para mahasiswa di Sumedang sangat menuntut pencabutan UU tersebut. Mengingat, RUU Ciptaker itu sangat membebankan terhadap serikat pekerja.

Baca Juga  Usai Verifikasi, Ini Tahapan SKB CPNS Formasi 2019 Kemenag

“Mahasiswa juga sadar akan adanya ketidak adiln karena saya rasa mahasiswa sudah melihat beberapa kejadian, dari mulai DPR RI yang katanya anggota tidak bisa berbicara, dan rasanya demokrasi ini sudah dibatasi gituh. Jadi sadar akan adanya yang tidak baik-baik saja,” tukasnya.

Sementara dalam aksinya ke DPRD Kabupaten Sumedang, para mahasiswa ini dijaga ketat aparat keamanan baik dari kepolisian maupun TNI. Secara keseluruhan, aksi yang berlangsung itu berjalan aman terkendali. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan workshop di Saung Alam Ciloa Tanjungsari Sumedang Jawa Barat.

SUMEDANG

Ini Kekuatan, Peluang dan Harapan GP Ansor Sumedang

Pilihan Redaksi

KONI Siapkan Mental Juara untuk Atlet Porda Sumedang

Pilihan Redaksi

Kabupaten Pariwisata, Hari Ini Sumedang Gelar Tari Umbul Kolosal

Pilihan Redaksi

Ini Kemeriahan Nobar Kisah Cinta 2 Kodi, Nurhasan: Apresiasi Perfilman Indonesia

SUMEDANG

OKL, Polres Sumedang Siapkan 734 Personel
Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumedang, Hj. Samantha Dewi Erwan Setiawan melakukan monitoring program Gerakan Nasi Bungkus ke Desa Galudra, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Kamis, 30 April 2020.

SUMEDANG

Program Gasibu, Kecamatan Cimalaka Sudah Salurkan 3.348 Bungkus

KABAR HAJI

Dari Makkah, KBIH An-Nuur Doakan Korban Gempa NTB
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan saat melakukan Akselerasi Sakip di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang. Jumat, 3 Juli 2020.

SUMEDANG

Wabup Sumedang: Kendala di Kecamatan, Perencanaan Kinerja Kurang Baik