Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 4 Feb 2021 19:13 WIB ·

Kepala BBWS: Bahaya Kalau Air Jatigede Sampai Tercemar, Tak Bisa Digunakan

REPORTER: FITRIYANI GUNAWAN | EDITOR: REDAKSI

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Dr. Ismail Widadi ST, MSC., saat turut serta membersihkan sampah di Bendungan Jatigede Desa/Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Kamis, 4 Februari 2021.

SUMEDANGONLINE/FITRIYANI BERSIH BERSIH SAMPAH: Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Dr. Ismail Widadi ST, MSC., saat turut serta membersihkan sampah di Bendungan Jatigede Desa/Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Kamis, 4 Februari 2021.

WADO, SO – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Dr. Ismail Widadi ST, MSC., menyayangkan apabila bendungan Jatigede yang sudah dibangun dengan anggaran triliunan rupiah tak dapat digunakan, lantaran tercemar sampah. Karena itu sebut dia, pihaknya melakukan updaya nyata dengan membersihkan sampah yang menumpuk di pinggir bendungan terutama yang ada di wilayah Kecamatan Wado di betulan Tugu Wado. Kamis, 4 Februari 2021.

“Bendungan Jatigede dibangun oleh BBWS. Bendungan ini tujuannya untuk pengumpulan air, air untuk mengairi sawah, air untuk air minum. Kalau airnya tercemar seperti ini tidak bisa digunakan. Sayang sekali infrastruktur yang dibangun dengan investasi triliunan rupiah apabila airnya tidak dapat digunakan. Jadi aksi kami hari ini juga menyadarkan pada masyarakat, kami tidak hanya membangun tapi kami juga menunjukkan pada masyarakat yu kita rawat juga bendungan yang sudah kita bangun,” ungkap Ismail pada SUMEDANGONLINE di Bendungan Jatigede sesaat meninjau aksi BBWS yang melakukan pembersihan sampah. Kamis, 4 Februari 2021.

Baca Juga  Cuaca buruk, panitia hold laga gantole hari ini

Disinggung apakah BBWS akan membangun tempat pengelolaan sampah, dia memastikan pengelolaan sampah bukan bidang BBWS, BBWS hanya bertugas untuk mengelola waduk. “Pengelolaan sampah bukan bidang BBWS, BBWS hanya untuk pengelolaan waduk,” tandasnya.

Meski demikian sebut dia, jika sebuah daerah akan dijadikan destinasi wisata. Maka sudah seharusnya mempersiapkan pengelolaan sampah dengan sebaik-baiknya. Karena sebut Ismail, berdasarkan hasil penelitian dari 100 orang pengunjung ke sebuah objek wisata menghasilkan lebih kurang 15 kilogram sampah.

Baca Juga  Titus Puji Cek Point Perbatasan Indramayu-Sumedang, Kecewa Pos Legok Sepi Petugas

“Risiko suatu daerah menjadi tempat wisata adalah sampah. Karena memang budaya bangsa, budaya masyarakat yang memang harus dibenahi. Tercatat 15 kilogram sampah perseratus kunjungan. Setiap seratus pengunjung, ada 15 kilogram sampah yang ditinggalkan. Ini berdasarkan penelitian. Kalau kita bercita-cita memiliki tempat wisata, yang dikunjungi ribuan wisatawan, risikonya harus mempersiapkan pengelolaan sampah dengan sebaik-baiknya,” demikian Ismail Widadi. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.

Tol Cisumdawu Mulai dari Molor Waktu Hingga Diduga Penyebab Banjir

11 Januari 2022 - 12:06 WIB

PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang

Gubernur Jabar Prakirakan Ruas Tol Cisumdawu Seksi 1 Beroperasi pada Januari 2022

11 Januari 2022 - 11:35 WIB

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, pada Senin (10/01/2022).

Imbas Covid, Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumedang Naik Tapi Pengangguran Menurun

10 Januari 2022 - 17:37 WIB

Bappppeda Kabupaten Sumedang gelar kegiatan acara Refleksi Program Pembangunan Tahun 2021 dan Resolusi Program Pembangunan Tahun 2022 serta Kinerja Award di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2021, bertempat di Gedung Negara Sumedang. Senin 10 Januari 2022.

Dandim 0610/Sumedang Berikan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Cipacing

4 Januari 2022 - 13:06 WIB

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa bersama Forkopimcam Jatinangor menyerahkan sembako pada korban bencana banjir di Dusun Cikopo RT 001 RW 003 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Selasa, 4 Januari 2022.

GOW Sumedang Bantu Korban Bencana Banjir Cipacing

31 Desember 2021 - 23:04 WIB

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumedang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, Hj. Susi Gantini, kunjungi lokasi Banjir di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang-Jawa Barat. Jumat 31 Desember 2021.
Trending di SUMEDANG