Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 23 Jun 2021 20:17 WIB

Satpol PP Sumedang Minta Renovasi Gedung Pasifik Tak Dilanjutkan Sebelum Keluar Izin

Reporter: IWAN RAHMAT | Editor: Fitriyani Gunawan


 Satpol PP dan Dinas Perkimtan Kabupaten Sumedang melakukan peninjauan berkaitan dengan tengah berlangsungnya renovasi bangunan Gedung Pasifik di Jalan Mayor Abdurrahman, Kabupaten Sumedang. Rabu, 23 Juni 2021. Perbesar

Istimewa/SUMEDANG ONLINE
Satpol PP dan Dinas Perkimtan Kabupaten Sumedang melakukan peninjauan berkaitan dengan tengah berlangsungnya renovasi bangunan Gedung Pasifik di Jalan Mayor Abdurrahman, Kabupaten Sumedang. Rabu, 23 Juni 2021.

SUMEDANGSatpol PP dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Sumedang melakukan peninjauan berkaitan dengan tengah berlangsungnya renovasi Gedung Pasifik di Jalan Mayor Abdurrahman, Kabupaten Sumedang. Rabu, 23 Juni 2021.

Menurut Yan Mahal Rizzal selaku Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah pada Satpol PP Kabupaten Sumedang menyebutkan dari hasil pengecekkan di lapangan ternyata perizinan baik administrasi maupun teknis bangunan hingga saat ini belum selesai. Karena itu pihaknya meminta agar renovasi gedung yang nantinya akan digunakan untuk outlet pakaian ternama itu tak dilanjutkan sebelum keluar izin.

“Saat ini kami sedang melakukan pengecekan perizinan baik administrasi maupun teknis bangunannya. Dalam segi administrasi pembanguanan Gedung Pasifik tersebut saat ini belum selesai izinnya, dan tidak boleh dibangun sebelum keluar izinnya,” ungkap Yan Mahal Rizzal dalam keterangannya.

Selain itu sebut dia, data fisik teknis bangunan dari Dinas Perkimtan Kabupaten Sumedang hingga saat ini belum memberikan rekomendasi terhadap kelayakan bangunan. Termasuk dari pengukuran garis badan jalan, di mana bangunan tersebut menjorok ke fasilitas umum baik itu jalan ataupun trotoar.

“Maka terdapat pelanggaran. Dan hal tersebut akan kami tindaklanjuti dan dilaporkan kepada pimpinan. Langkah-langkah dari pengecekan laporan ini akan kami sampaikan juga kepada pengusaha untuk segera melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Kabupaten Sumedang,” tandasnya.

Sebagai informasi Gedung Pasifik merupakan salahsatu cagar budaya yang harus dipertahankan karena mengandung nilai seni yang tinggi. Namun saat ini gedung tersebut sedang dalam proses renovasi. Menurut informasi gedung itu akan digunakan sebagai salah satu outlet merk pakaian ternama, namun sampai dengan saat ini proses ijin bangunannya belum selesai. ***

Artikel ini telah dibaca 227 kali

Baca Lainnya

Kabid Aset BKAD Sumedang Serahkan 9 Unit Motor Dinas Bertenaga Listrik

12 Juli 2024 - 14:12 WIB

17 Klub Siap Bertanding di Piala Doamu Cup U-45

11 Juli 2024 - 16:34 WIB

Technical Meeting Dony Ahmad Munir Cup di Cafe Si Bungsu Darmaraja, Sumedang. Rabu, 10 Juli 2024.

Sumedang Sedang Bentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah

5 Juli 2024 - 17:23 WIB

Pj. Sekda Sumedang, Tuti Ruswati saat melakukan monitoring Tanah dan Bangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor BRIN Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Jumat (5/7/2024).

Atasi Kemiskinan, Sumedang Luncurkan Kartu TANGKIS

3 Juli 2024 - 21:09 WIB

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang meluncurkan program inovatif bernama Kartu Tangkal Kemiskinan (TANGKIS) sebagai solusi penanganan miskin ekstrem di Sumedang. Peluncuran Kartu TANGKIS diawali dengan tapping kartu oleh Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Yudia Ramli didampingi Forkopimda di Saphire City Park (SACIPA). Rabu (3/7/2024).

Sumedang Terbitkan Edaran Larangan Judi Online

3 Juli 2024 - 21:07 WIB

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli

Ngalaksa dan Tarawangsa Rancakalong Masuk Warisan Budaya Tak Benda

2 Juli 2024 - 22:56 WIB

Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli menyerahkan secara simbolis sertifikat penetapan upacara adat Ngalaksa dan Seni Tarawangsa yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Camat Rancakalong Cecep Supriatna dan para pelaku seni Tarawangsa dalam acara pembukaan Upacara Adat Ngalaksa di Desa Wisata Rancakalong. Selasa (2/7/2024).
Trending di SUMEDANG