Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Minggu, 11 Juli 2021 - 19:05 WIB

Bupati Sumedang Minta Satgas Penangan Covid-19 Desa Pantau Kebutuhan Warga Isoman

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir meminta pada satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 tingkat desa untuk dapat memantau warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) mandiri di rumahnya masing-masing.

ISTIMEWA BUPATI SUMEDANG: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir meminta pada satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 tingkat desa untuk dapat memantau warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) mandiri di rumahnya masing-masing.


SUMEDANGBupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir meminta pada satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 tingkat desa untuk dapat memantau warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumahnya masing-masing.

Hal itu sebut dia, untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari warga isoman, terutama makanan dan obat-obatan.

“Jangan sampai tidak terpantau, atau bahkan sampai meninggal dunia selagi Isoman. Oleh sebab itu, arahkan dirawat di tempat Isoman desa saja jika gejalanya naik ke sedang. Karena ada petugas khusus yang standby,” ujar Doy saat melakukan pemantauan di Kecamatan Conggeang. Sabtu, 10 Juli 2021.

Baca Juga  Polisi TetapkanTukang Fotokopi Tersangka Pelaku Pemalsu Surat Vaksin dan Hasil Swab

Dia mengkhawatirkan terjadinya transmisi penyakit imbas dari Isoman di rumah karena tidak disiplin dalam menjalankan Prokes. “Saya mohon dijaga terus yang sedang menjalani Isoman. Usahakan agar tetap berada di rumahnya,” kata Bupati.

Bupati juga meminta kepada desa yang sudah masuk Zona Hijau agar mampu mempertahankan kondisi tersebut.

“Mumpung masih hijau dijaga prokesnya. Petugas dari desa didampingi Babinsa dan Bhabin Kamtibmas dijadwal untuk patroli dan wawar ke tiap RW. Ada kerumunan, bubarkan dan beri pengertian,” tuturnya.

Baca Juga  Bank Sumedang Buka Kantor Kas di Setda

Selain itu saat mengunjungi Pusekesmas Rawat Inap Conggeang, Bupati juga meminta petugas yang ada di sana untuk melakukan pengecekan ketersediaan obat-obatan, oksigen dan Alat Pelindung Diri (APD).

“Pertama kita pastikan ketersediaan Nakesnya. Stok oksigen juga kita cek. Obat-obatan dan APD juga diinventarisir. Jadi kalau ada kekurangan akan segera kita penuhi,” kata Bupati. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Sekda Sumedang Dorong Generasi Millennial NU Jadi Entrepeneur
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Pastikan Pembuatan Rekomendasi Izin Hajatan Tak Dipungut Biaya Tertera dalam Surat

SUMEDANG

KUA Kecamatan Darmaraja, Ajak Warga Sukseskan Pelantikan Presiden

Pilihan Redaksi

Aparat Desa di Kec. Tanjungsari, Dijejali Wawasan Jurnalis

Pilihan Redaksi

Sebagian Besar Wilayah Sumedang Mati Listrik. Ini Penyebabnya …
Bupati Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir memotong tumpeng disela peresmian Posyandu Melati 2 di Lingkungan RW 07 Kelurahan Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu 14 Oktober 2020.

SUMEDANG

Posyandu Melati 2 di Regol Wetan Diresmikan, Bupati: Ciptakan Generasi Unggul
Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan saat melakukan pengecekan di titik perbatasan Wilayah 1 Jatinangor dan Cimanggung menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Sumedang yang akan dimulai pada hari Rabu 22 April 2020 pukul 00.00 WIB dini hari nanti selama 14 hari ke depan.

SUMEDANG

Wabup: Periksa Setiap Pendatang di Pintu Masuk Sumedang

SUMEDANG

HES Wafat saat Akan Salat