Home / SUMEDANG

Rabu, 4 Agustus 2021 - 16:19 WIB

Rakor Komite Kebijakan Penanggulangan Covid-19: Bupati/Wali Kota Diminta Focus Tangani Covid-19

Pemerintah Daerah Kabuapten Sumedang mengikuti Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat melalui video Conference, bertempat di ruang tengah Gedung Negara Sumedang. Selasa, 3 Agustus 2021.

ISTIMEWA RAKOR: Pemerintah Daerah Kabuapten Sumedang mengikuti Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat melalui video Conference, bertempat di ruang tengah Gedung Negara Sumedang. Selasa, 3 Agustus 2021.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Pemerintah Daerah Kabuapten Sumedang mengikuti Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat melalui video conference, di ruang tengah Gedung Negara Sumedang. Selasa, 3 Agustus 2021.

Kegiatan Rakor tersebut dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dan diikuti oleh Unsur Polri/ TNI, Pengurus Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat serta Bupati/Walikota se Jawa Barat.

Dikatakan Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir dalam rakor tersebut disampaikan beberapa laporan perkembangan tingkat kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat yang disampaikan langsung oleh Sekda Jawa Barat. Sekda Jabar menyampaikan update terkini status Covid-19 dan PPKM Level 3 & 4, Update Testing Tracing dan Isoter di Jabar, Update Vaksinasi di Jabar, Update Bantuan Sosial yang di terima di Jabar.

Baca Juga  Polisi Tangkap Dokter Lois, Dianggap Menyebarkan Berita Bohong yang Menimbulkan Keonaran

Sementara sebut dia, arahan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil lebih menekankan agar Bupati/Wali Kota se-Jawa Barat untuk fokus pada potensi pandemi Covid-19 sebagai upaya pemerintah dalam menekan kasus penyebaran Covid-19.

“Hal ini sudah dilaporkan kepada Presiden RI dengan langkah penyekatan dan penebalan PPKM harus tetap dilakukan untuk menahan mobilitas masyarakat keluar rumah, karena sampai saat ini mobilitas masyarakat masih tinggi. Diharapkan penegakan aturan PPKM level 3 dan 4 dilakukan secara tegas,” ujarnya.

Baca Juga  Wabah Covid-19 Merebak, Konsumsi Madu Teuweul Meningkat

Selain itu sebut dia, dalam hal penyaluran Bansos baik dari pusat dan daerah harus semakin digencarkan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja harian, dan PKL yang terkena dampak dari PPKM.

“Pemerintah Daerah memfokuskan pada pemberian bansos kepada masyarakat dan peningkatan kapasitas kesehatan untuk penanganan Covid 19. Terutama Tingkat kematian yang meningkat harus segera diatasi yang terkonfirmasi Covid-19 sehingga dapat dilakukan treatment secara cepat,” imbuhnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Tumpukkan Sampah Masih Terlihat di Sumedang Kota

Pilihan Redaksi

Tercatat 2.088 Peserta, Reuni Akbar SMPN Sukamenak Masuk Rekor Dunia

Pilihan Redaksi

Enggan Ditertibkan, Petani KJA Minta Beraudensi dengan Pemda Sumedang
Camat Paseh, Beni Satriaji S.Sos didampingi Danramil 1007/Conggeang Kapten Inf Dedi Ruanto dan yang lainnya meresmikan rutilahu yang dikerjakan TNI, Rabu 14 Oktober 2020.

SUMEDANG

Impian Abah Nana Tinggal di Rumah Layak Diwujudkan TNI

Pilihan Redaksi

Subhanallah, para pejabat Sumedang hadiri HPN dan Istigosah

Pilihan Redaksi

Keluar dari Penerima PKH, Reni Terima Mesin Cuci dari Kades

SUMEDANG

Kemenag Sumedang, Sosialisasi UU dan PP tentang Pendidikan

Pilihan Redaksi

FPI Darmaraja Galang Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda