BISNIS, Pilihan Redaksi

Polisi: Penimbun Minyak Goreng Terancam Denda Rp50 Miliar

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan berikan keterangan. (Foto: PMJ/Nia).
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan berikan keterangan. (Foto: PMJ/Nia). | FOTO: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan berikan keterangan. (Foto: PMJ/Nia).

SUMEDANG ONLINE – Jangan coba-coba untuk memanfaatkan situasi kelangkaan minyak goreng dengan menimbunnya.

Pelaku penimbunan minyak goreng dikatakan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dapat dijerat dengan Pasal 107 jo Pasal 29 ayat 1 UU 7/2014 tentang perdagangan jo Pasal 11 ayat 2. Perpres 71/2015 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting.

“Pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 50 miliar,” jelas Ramadhan.

Baca Juga  Di Sumedang Hewan Kurban Wajib Memiliki Surat Keterangan Sehat Hewan

Menurut Ramadhan berdasarkan data yang diberikan pihak Kementerian terkait, saat ini ketersediaan atau stok minyak goreng aman atau cukup.

“Namun ada beberapa pelaku usaha yang melakukan menahan stok atau penimbunan,” imbuhnya.

Baca Juga  Pupuk Kujang Gelar Lomba Tulis Jurnalistik, Total Hadiah Rp20 juta

Lebih jauh Ramadhan menuturkan, Satgas Pangan Polri bakal meminta pelaku usaha segera mendistribusikan melalui mekanisme pasar jika kedapatan melakukan penimbunan.

“Terhadap pelaku usaha yang melakukan penimbunan akan dilakukan penindakan tanpa mengganggu mekanisme pendistribusian minyak goreng tersebut,” terangnya. *** (PMJ)

Tinggalkan Balasan